Jakarta (ANTARA) - Kebakaran yang menghanguskan 20 unit lapak di Jalan Kedoya Raya RT.4/RW.3, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat siang, diduga akibat arus pendek listrik (korsleting).

Komandan Pleton A Satuan Pelaksana (Satpel) Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kebon Jeruk, Suripto, mengatakan korsleting dari sebuah bedeng membuat kebakaran cepat membesar.

"Menurut saksi mata, diduga dari korsleting listrik di salah satu bedeng yang bersebelahan dengan gudang rongsokan. Makanya api cepat membesar," kata Suripto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Api pun sempat menyebar hingga menghanguskan sebanyak 20 lapak di lokasi.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman, sehingga api berhasil dicegah meluas ke arah utara.

"Kurang lebih 20 bedeng (terbakar) dan alhamdulillah kita bisa melokalisir objek yang belum terbakar di sebelah utaranya," kata Suripto.

Ia mengatakan petugas sempat mengalami kendala saat menuju lokasi lantaran padatnya lalu lintas.

"Alhamdulillah, ada respons cepat dari sektor Kembangan karena jaraknya cukup dekat," ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan sejumlah lapak di Jalan Kedoya Raya RT.4/RW.3 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat siang.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi menyebut tidak ada korban luka ataupun korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Baca juga: Kebakaran hanguskan sejumlah lapak di Kedoya Selatan Jakbar

Baca juga: Damkar evakuasi 31 warga dan 2 WNA dari kebakaran Apartemen Pavilion

Baca juga: Gulkarmat padamkan kebakaran lahan 15 hektare di Penjaringan Jakut

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.