Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata mendorong wisatawan nusantara untuk bepergian ke berbagai destinasi di Pulau Jawa menggunakan kereta api melalui penyelenggaraan pameran "KAI Expo 2026" yang berlangsung pada 4 sampai 6 September 2026 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.

"Perjalanan dengan kereta api juga menawarkan pengalaman berbeda karena wisatawan dapat menikmati beragam pemandangan selama perjalanan menuju destinasi," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Made menyampaikan jaringan kereta api memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antarkota dan antardaerah sekaligus memudahkan mobilitas wisatawan nusantara menuju berbagai destinasi.

Baca juga: Kemenpar kenalkan wastra sebagai daya tarik wisata budaya RI

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari–Juli 2026 tercatat 737,85 juta perjalanan wisatawan nusantara, meningkat 3,34 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Pulau Jawa masih menjadi tujuan utama perjalanan wisatawan nusantara. Pada Juli 2026, sebanyak 63,78 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara tercatat menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Sedangkan Kementerian Pariwisata menargetkan sekitar 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2026, dengan sekitar 64,8 persen perjalanan diproyeksikan berlangsung di Pulau Jawa.

Baca juga: Kemenpar promosikan keindahan wisata RI pada wisatawan Taiwan

Maka dari itu, Made menilai dengan adanya kereta api, konektivitas ke tiap daerah dapat lebih mudah dijangkau wisatawan. Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 246 perjalanan melalui 380 stasiun aktif yang menghubungkan wilayah perkotaan hingga perdesaan di Pulau Jawa.

Jaringan tersebut membuka semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk menjelajahi destinasi wisata menggunakan transportasi publik.

Pengalaman perjalanan menggunakan kereta api juga semakin beragam. PT KAI melalui KAI Wisata menghadirkan sejumlah layanan, antara lain Kereta Istimewa, Kereta Panoramic, dan Kereta Priority yang memberikan alternatif pengalaman perjalanan bagi wisatawan.

Baca juga: Kemenpar perkuat penetrasi pasar India melalui ITB India 2026

Dari sisi destinasi tujuan, Jawa Timur, sudah ada layanan kereta api antara lain yang menghubungkan Surabaya dengan Malang dan Blitar yang menawarkan wisata perkotaan, kuliner, sejarah, dan budaya.

Jaringan kereta juga menjangkau Mojokerto yang menjadi salah satu pintu menuju kawasan peninggalan Majapahit di Trowulan, serta Probolinggo yang menjadi salah satu akses menuju kawasan Bromo.

Di Jawa Barat, layanan kereta api menghubungkan berbagai wilayah seperti Karawang, Cirebon, Bandung, Garut, hingga Tasikmalaya yang memiliki beragam daya tarik, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, hingga wisata buatan.

Baca juga: Kemenpar pacu pergerakan wisatawan Nusantara lewat GATF 2026

Dengan potensi tersebut pameran pariwisata itu kemudian menawarkan berbagai promo menarik mulai dari diskon tiket kereta api dan kereta cepat Whoosh hingga program cashback.

Made menekankan Kementerian Pariwisata akan terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri sehingga manfaat aktivitas pariwisata dapat tersebar semakin luas kepada masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha di berbagai destinasi.

Baca juga: Kemenpar fokuskan anggaran tahun 2027 untuk perbesar dampak ekonomi

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.