Penyelenggaraan kegiatan bahkan kelas internasional ini sangat jelas dampak pada ekonomi daerah, banyak sektor terdampak positif

Pontianak (ANTARA) - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Kalimantan Barat Bebby Nailufa menilai penyelenggaraan Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 dapat menggerakkan ekonomi daerah.

"Penyelenggaraan kegiatan bahkan kelas internasional ini sangat jelas dampak pada ekonomi daerah, banyak sektor terdampak positif, " ujarnya di Pontianak, Minggu.

Menurutnya yang paling jelas dampak ekonomi yang dirasakan daerah yakni UMKM bergeliat karena di perhelatan Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 terdapat 29 stan UMKM. Belum lagi sektor perhotelan dan restoran.

Baca juga: Richie bersiap buru trofi Indonesia Masters

"Tentunya adanya perhelatan kelas internasional dari peserta sudah pasti butuh menginap dan makan. Belum lagi penonton dari luar daerah. Penonton lokal juga pasti butuh makan dan lainnya. UMKM hadir di perhelatan. Ini sangat positif menggerakkan ekonomi daerah apalagi Pontianak sebagai kota jasa dan perdangangan yang menjadi andalan," kata dia.

Menurut dia, kejuaraan bulu tangkis internasional tersebut juga menjadi momentum bagi Pontianak untuk memperkuat citra sebagai kota olahraga dengan dukungan fasilitas sarana dan prasarana GOR Terpadu Ahmad Yani yang memadai.

Kehadiran atlet kelas internasional, baik dari Indonesia maupun negara lain juga memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi atlet lokal untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.

“Hal tersebut sejalan dengan harapan Pemerintah Kota Pontianak untuk mengembangkan daerah sebagai kota olahraga atau sport city,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sekitar dua pekan itu tiketnya selalu habis terjual. Menurut Bebby hal menunjukkan tingginya minat masyarakat menyaksikan langsung pertandingan atlet kelas internasional.

Baca juga: Tiket Indonesia Masters 2026 habis terjual

“Pertandingan ini tentu ditunggu banyak warga dan yang belum dapat tiket, saya rasa nanti mereka nonton di luar di tempat UMKM," kata dia.

Terkait pengembangan GOR Terpadu Ahmad Yani, Bebby mengatakan masih terdapat sejumlah bagian fasilitas yang perlu ditingkatkan agar semakin memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga internasional.

"Dengan adanya kegiatan serupa, agar kita bisa lebih meningkatkan lagi, harus di-upgrade gedung ini supaya bisa lebih memenuhi standar-standar internasional,” katanya.

Bebby juga berharap kondisi lingkungan dan kualitas udara akibat kabut asap karhutla tidak menghambat penyelenggaraan kegiatan olahraga maupun aktivitas masyarakat.

"Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan internasional seperti Indonesia Masters dapat menjadi modal bagi Pontianak untuk menarik lebih banyak kegiatan berskala nasional maupun internasional, " jelas dia.

Baca juga: Dejan/Apriyani bawa modal juara ke Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Pewarta: Dedi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.