Jakarta (ANTARA) - Samsung diperkirakan bakal menghadirkan antarmuka One UI 9 pada ponsel Galaxy A35 untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berinteraksi dengan perangkat.
Menurut siaran GSM Arena pada Minggu, build beta One UI 9 dengan versi firmware A356NKSUAZZH5 untuk Galaxy A35 sepekan lalu sudah terlihat di server pengujian Samsung di Korea.
Itu mengindikasikan peluang ponsel Samsung Galaxy A35 mendapatkan versi beta One UI 9 sebelum pembaruan versi stabilnya dirilis.
Selain itu, baru-baru ini seorang pengguna Samsung mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan bagian beta untuk Galaxy A35 di forum komunitas perusahaan.
Hal itu memperkuat dugaan bahwa Samsung akan segera membuka program Beta One UI 9 untuk Galaxy A35, memungkinkan pengguna menjajal One UI 9 sebelum merilis versi stabilnya.
Samsung hingga saat ini mengumumkan kapan program beta One UI 9 untuk Galaxy A35 akan dibuka.
Baca juga: Samsung hadirkan fitur AI pada perangkat Galaxy A55/A35
One UI 9 adalah antarmuka terbaru Samsung yang berbasis pada sistem operasi Android 17.
Di laman resminya, Samsung menyampaikan bahwa One UI 9 yang baru bisa menghadirkan pengalaman seluler yang lebih mudah dan mulus pada perangkat dengan bentuk apapun.
Menurut perusahaan, peningkatan dukungan kecerdasan artifisial, yang menghadirkan fitur lebih kaya, lebih personal, dan lebih bermanfaat, semakin memudahkan pengguna berinteraksi dengan perangkat Galaxy.
Samsung Galaxy A35 diluncurkan perdana pada tahun 2024 dengan One UI 6.1 berbasis Android 14 dan telah mendapatkan dua kali peningkatan.
Perangkat yang dipasarkan saat ini menurut Android Headlines menggunakan antarmuka One UI 8.5 berbasis Android 16 QPR2.
Riwayat pembaruan ini membuka peluang bagi hadirnya One UI 9 sebagai peningkatan besar ketiga pada Galaxy A35.
Baca juga: Android 17 bakal hadirkan mode "gaming" khusus untuk ponsel lipat
Baca juga: Scam Detection mungkin akan hadir di Samsung Galaxy S25 dan Galaxy S27
Penerjemah: Chairul Rohman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.