Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terdeteksi hingga sebagian wilayah DKI Jakarta.

"Sejak pagi saya sudah mengimbau jajaran Satpol PP di tiap kecamatan untuk melakukan gerakan pembagian masker kepada warga masyarakat," kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti di Jakarta, Minggu.

Nanto mengatakan pembagian masker dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat. Di Kecamatan Pasar Minggu, petugas membagikan masker di Jalan Ragunan Raya, tepatnya di depan Bunga Kamboja dan depan Robinson Pasar Jaya Pasar Minggu.

Kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah Kecamatan Jagakarsa serta di sekitar lampu merah Fatmawati, dan sejumlah ruang publik seperti Taman Literasi Blok M dan Taman Bendera Pusaka.

Sementara itu, jajaran Satpol PP Kecamatan Kebayoran Lama membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Pasar Kebayoran Lama.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat menyusul terdeteksinya sebaran abu vulkanik di wilayah Jakarta.

Nanto mengatakan masyarakat merespons positif pembagian masker yang dilakukan petugas. Tidak ada warga yang menolak ketika diberikan masker.

"Enggak ada (yang menolak), malah berterima kasih," kata dia.

Gunung Anak Krakatau menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik sejak Jumat (4/9) malam dan kini statusnya berada pada Level III atau Siaga.

Abu vulkanik gunung tersebut telah terdeteksi menyebar ke bagian wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat serta memicu pembatalan layanan penerbangan serta penutupan sementara sejumlah bandara.

Merespon hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memperketat pemantauan kualitas udara setelah adanya laporan endapan abu, serta memperkuat koordinasi dengan BMKG, PVMBG, BPBD dan Dinas Kesehatan.

Baca juga: Pemprov DKI diminta terus pantau aktivitas Gunung Anak Krakatau

Baca juga: DKI Jakarta terapkan pembelajaran jarak jauh antisipasi abu vulkanik

Baca juga: Dishub DKI percepat "car free day" antisipasi paparan abu vulkanik

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.