Jakarta (ANTARA) - Petenis India Karan Singh menjadi juara tunggal putra seri keempat ITF World Tennis Tour M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 setelah mengalahkan wakil Selandia Baru Isaac Becroft pada partai final di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Minggu.

Karan yang menempati peringkat 595 ATP menang dua set langsung atas Becroft dengan skor 7-5, 7-6 (3) dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam lima menit.

"Merupakan sebuah kebanggaan dapat menjadi yang terbaik di ajang M15 Bali, mengingat lawannya juga bermain sangat luar biasa," kata Karan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Kemenangan tersebut diraih Karan melalui pertarungan sengit menghadapi Becroft yang merupakan juara seri kedua M15 Bali pada Agustus.

Pada set pertama, kedua petenis menampilkan karakter permainan berbeda. Karan bermain tenang dan mengandalkan konsistensi, sedangkan Becroft tampil agresif dengan mengandalkan kelincahan untuk menekan lawannya.

Karan akhirnya mampu mengamankan set pertama dengan skor 7-5. Memasuki set kedua, Becroft meningkatkan intensitas permainan untuk memaksakan terjadinya set penentuan.

Namun, Karan mampu merespons tekanan tersebut dengan permainan sabar dan pergerakan yang efektif dalam menutup area lapangan. Kedua pemain terus berbagi angka hingga kedudukan 6-6 sehingga set kedua harus ditentukan melalui tiebreak.

Petenis India tersebut kemudian tampil lebih tenang pada fase penentuan dan mengamankan tiebreak dengan skor 7-3 untuk memastikan kemenangan sekaligus merebut gelar juara seri keempat.

Karan mengatakan gelar tersebut menjadi tambahan motivasi baginya untuk menghadapi seri kelima turnamen, dengan fokus bertanding pada nomor tunggal.

Usai seri keempat, turnamen tersebut langsung berlanjut ke seri kelima dengan mempertandingkan babak kualifikasi yang diikuti 32 petenis untuk memperebutkan delapan tempat di babak utama.

Baca juga: Rafalentino/Ethan runner up ITF M15 Bali

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.