Weining (ANTARA) -

Varietas apel yang matang lebih awal di Wilayah Otonom Etnis Yi-Hui-Miao Weining secara bertahap memasuki musim panen. Wilayah tersebut memiliki 150.000 mu (sekitar 10.000 hektare) pohon apel yang menghasilkan buah, dengan lebih dari 10 varietas apel. Industri apel di wilayah tersebut mencatatkan nilai output secara keseluruhan sebesar 1,2 miliar yuan (1 yuan = Rp2.631) atau sekitar 178,81 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.689), sehingga meningkatkan pendapatan hampir 100.000 rumah tangga pedesaan.

Sejumlah pekerja menyortir apel di sebuah perusahaan buah di Wilayah Otonom Etnis Yi-Hui-Miao Weining, Bijie, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 5 September 2026. ANTARA/Xinhua/Tao Liang


Buah apel terlihat di lini penyortiran di sebuah perusahaan buah di Wilayah Otonom Etnis Yi-Hui-Miao Weining, Bijie, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 5 September 2026. (Xinhua/Tao Liang

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.