Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memasang beton Movable Concrete Barrier (MCB) dan pembatas pengaman di lokasi amblasnya Jalan Inspeksi Kali Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk menjamin keselamatan para pengguna jalan.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Benhard Hutajulu mengatakan langkah pengamanan di kawasan belakang Plaza Buaran tersebut dilakukan menyusul amblasnya badan jalan dan gorong-gorong saluran air setelah dilintasi truk pengangkut pasir.
"Pemasangan MCB dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan sekaligus menjadi penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas di lokasi," kata Benhard di Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan struktur jalan berbahan beton tersebut amblas akibat rusaknya gorong-gorong saluran air yang berada tepat di bawahnya.
Oleh karena itu, pengerjaan pengaspalan atau perbaikan jalan baru dapat dilaksanakan setelah infrastruktur saluran air selesai diperbaiki.
"Kami masih menunggu penanganan dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur. Kalau seluruhnya sudah rapi, kami baru bisa melakukan perbaikan jalan yang amblas ini," ujar Benhard.
Baca juga: Pemkot Jaktim bangun trotoar baru di Jalan Raya Bogor
Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas SDA Jakarta Timur Robby Triawan mengonfirmasi keretakan dan kerusakan struktur gorong-gorong itu dipicu oleh truk tronton bermuatan pasir basah yang melintas pada 2 September 2026.
Pihak SDA Jakarta Timur saat ini tengah mengawal janji dan tanggung jawab dari pemilik pangkalan pasir setempat untuk memperbaiki seluruh kerusakan fasilitas umum tersebut.
"Saat ini, kami masih menunggu realisasi dari pemilik pangkalan pasir. Mereka berjanji akan memperbaiki seluruh kerusakan di lokasi," ungkap Robby.
Baca juga: Pemkot Jaktim perbaiki trotoar Galur Sari Timur imbas proyek turap
Baca juga: Marak pencurian kabel di Jatinegara, Bina Marga perkuat pengawasan
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.