Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku akan segera memutuskan tarif baru tiket Taman Margasatwa Ragunan dalam waktu dekat ini.
“Jadi tiket Ragunan segera akan saya putuskan, memang belum diputuskan. Tetapi usulan Rp10.000 itu ada, bahwasanya segera akan diputuskan,” papar Pramono di Balai Kota, Senin.
Diketahui, tiket Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan diusulkan naik. Tarif untuk pengunjung dewasa diusulkan menjadi Rp4.000 hingga Rp10.000, sedangkan tarif anak-anak Rp3.000 hingga Rp7.500.
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan membidik standar internasional melalui peningkatan kesejahteraan satwa serta pengelolaan pelayanan.
"Dengan dukungan masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Taman Margasatwa Ragunan berkomitmen untuk terus berbenah dan melangkah menuju pengelolaan kebun binatang bertaraf internasional," kata Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang.
Wahyudi menjelaskan standar tersebut menjadikan kesejahteraan satwa sebagai prioritas dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan.
Baca juga: Pramono pertimbangkan usulan kenaikan tarif masuk Ragunan
Lebih lanjut, transformasi Taman Margasatwa Ragunan merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menghadirkan kawasan konservasi yang tidak hanya menjadi destinasi rekreasi masyarakat, tetapi juga memiliki standar pengelolaan satwa, pelayanan pengunjung, edukasi, penelitian, dan konservasi yang semakin baik.
"Penyesuaian tarif juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan melalui optimalisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," katanya.
Dengan demikian, sebagian kebutuhan operasional, peningkatan pelayanan, dan pengembangan fasilitas dapat didukung melalui pendapatan yang dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus secara bertahap mengoptimalkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun demikian, Taman Margasatwa Ragunan menegaskan aspek keterjangkauan bagi masyarakat tetap menjadi perhatian utama.
Setiap kebijakan mengenai tarif akan mempertimbangkan kemampuan masyarakat, kualitas pelayanan, keberlanjutan pengelolaan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca juga: Ragunan bidik standar internasional dengan kesejahteraan satwa
Baca juga: Penyesuaian tarif Ragunan demi pelayanan dan kesejahteraan satwa
Baca juga: DPRD DKI Jakarta dan pengelola sepakat naikkan tiket masuk Ragunan
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.