Keberhasilan ini dicapai setelah tim bahu-membahu berjibaku melakukan operasi pemadaman selama 26 hari penuh di lapangan

Palembang (ANTARA) - Tim Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat, Sumatera Selatan berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Teluk Limau Dusun Lama, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

"Setelah selama 26 hari dilakukan pemadaman, akhirnya hari ini karhutla berhasil dipadamkan," kata Kepala Daops Sumatera XVI Lahat Athur Daniel Sinaga saat dihubungi dari Palembang, Senin.

Dia mengatakan, keberhasilan ini dicapai setelah tim bahu-membahu berjibaku melakukan operasi pemadaman selama 26 hari penuh di lapangan.

Berdasarkan data dan pantauan di lokasi, estimasi perkiraan awal luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 30 hektare.

Baca juga: Polda Gorontalo kerahkan personel bantu atasi Karhutla di Bone Bolango

Dari total wilayah tersebut, luas penanganan dan pemadaman aktif yang berhasil dilakukan oleh tim gabungan dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat, TNI, Polri, dan RPK PT SEAL sekitar 13,6 hektare pada titik-titik krusial guna mencegah api meluas ke area pemukiman dan perkebunan warga.

"Operasi panjang yang penuh tantangan ini akhirnya membuahkan hasil optimal ketika tim secara resmi menyatakan bahwa api telah sepenuhnya padam pada Jumat (4/9)," katanya.

Dia mengatakan bahwa medan yang berat serta kondisi cuaca kering sempat menjadi kendala utama dalam proses pemadaman manual maupun penyekatan jalur api.

Namun, berkat kesigapan dan sinergi di lapangan, potensi kerusakan yang lebih luas berhasil ditekan seminimal mungkin.

"Tim gabungan saat ini masih siaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api sekunder yang tersisa di kawasan Desa Teluk Limau Dusun Lama," ujarnya.

Baca juga: KemenPPPA: Keselamatan anak harus jadi prioritas penanganan karhutla

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.