Islamabad (ANTARA) - Korea Selatan dan Filipina, Senin (7/9), sepakat untuk memperluas kerja sama pertahanan dan industri persenjataan, termasuk pertukaran personel dan latihan militer bersama, menurut Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu-back bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto C. Teodoro Jr. di Seoul saat Teodoro mengunjungi negara tersebut untuk acara Seoul Defense Dialogue 2026, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Kedua negara sepakat untuk memperkuat konsultasi rutin antara otoritas pertahanan masing-masing serta memperluas kerja sama dalam pertukaran personel dan latihan bersama.

Mereka juga berkomitmen untuk memperdalam kerja sama industri pertahanan yang melampaui program persenjataan angkatan laut dan angkatan udara yang sudah ada, sebagai tindak lanjut atas kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan puncak bilateral pada Maret.

Ahn memaparkan keunggulan sistem persenjataan darat, laut, dan udara Korea Selatan serta mengharapkan dukungan Manila bagi perusahaan-perusahaan Korea yang ingin berpartisipasi dalam program modernisasi militer Filipina.

Teodoro mengapresiasi kemampuan industri pertahanan Korea Selatan dan menyatakan harapannya agar kemitraan pertahanan bilateral dapat diperluas.

Ahn juga menjanjikan dukungan bagi Filipina yang tahun ini memegang keketuaan ASEAN, termasuk dalam kerja sama operasi pemeliharaan perdamaian.

Para pimpinan pertahanan tersebut membahas keamanan kawasan, di mana Teodoro menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Seoul untuk mengupayakan "hidup berdampingan secara damai" di Semenanjung Korea.

Pertemuan itu merupakan pertemuan kedua mereka tahun ini, menyusul pembicaraan yang dilakukan di Singapura pada Juni.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.