Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo membantah kunjungan Gubernur Gusnar Ismail kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dilakukan untuk membahas persoalan cagar budaya di Kota Gorontalo.

Juru Bicara Gubernur Gorontalo Alvian Mato dalam keterangannya, Selasa, mengatakan pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional.

Menurut dia, pertemuan Gusnar dengan Fadli Zon dilakukan atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf setelah Gubernur Gorontalo beraudiensi dengan Menteri Sosial pada 21 April 2026.

"Gubernur Gorontalo mendatangi Fadli Zon atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf hasil audiensi dengan Menteri Sosial RI pada 21 April 2026," katanya.

Alvian menyampaikan pernyataan itu untuk merespons pernyataan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam apel aparatur sipil negara Pemerintah Kota Gorontalo di Lapangan Taruna Remaja, Senin (7/9), yang videonya beredar di media sosial.

Dalam sambutannya, Adhan menuding Gusnar ikut memengaruhi Fadli Zon terkait persoalan pembongkaran bangunan cagar budaya di Kota Gorontalo.

Adhan juga mempertanyakan pertemuan Gusnar dengan Menteri Kebudayaan untuk membahas pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional karena menurut dia proses tersebut merupakan ranah Kementerian Sosial.

Alvian mengatakan Fadli Zon juga menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (DGTK) yang memiliki peran dalam proses pemberian gelar Pahlawan Nasional.

DGTK bertugas antara lain meneliti, membahas, dan memverifikasi usulan serta memberikan pertimbangan kepada Presiden mengenai pemberian gelar.

Gusnar sebelumnya menyerahkan dokumen pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada 21 April 2026.

Selanjutnya, Gusnar menemui Fadli Zon di Jakarta pada 24 Agustus 2026 dan menyerahkan dokumen pengusulan kedua tokoh tersebut.

Alvian menegaskan agenda utama pertemuan Gusnar dengan Fadli Zon tersebut berkaitan dengan proses pengusulan kedua tokoh asal Gorontalo itu sebagai calon Pahlawan Nasional.

"Jadi tidak ada urusan dengan cagar budaya," ujarnya.

Sebelumnya, Gusnar juga telah membantah tudingan bahwa dirinya memengaruhi Fadli Zon terkait persoalan cagar budaya di Kota Gorontalo.

Gusnar menjelaskan pembicaraan mengenai cagar budaya memang muncul dalam pertemuan tersebut setelah pembahasan calon Pahlawan Nasional selesai. Namun, menurut dia, persoalan itu pertama kali disinggung oleh Fadli Zon.

Baca juga: Pemerintah siapkan tim soal pembongkaran cagar budaya kota Gorontalo

Baca juga: Situs bersejarah Nani Wartabone di Gorontalo terancam hilang

Baca juga: Pemprov Gorontalo dorong KNMP jadi penggerak ekonomi pesisir Gorontalo

Pewarta: Faradila Alim
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.