Jakarta (ANTARA) - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita-Tokushukai di Jakarta Barat. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 97,37% dan ditargetkan selesai pada 23 Oktober 2026.
Pembangunan RSJPD Harapan Kita-Tokushukai merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan jantung dan pembuluh darah di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung penguatan layanan rujukan penyakit jantung dengan standar internasional serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan kardiovaskular.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, mengatakan bahwa penyelesaian proyek ini menjadi bagian dari kontribusi WIKA dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami terus menjaga percepatan pekerjaan hingga tahap akhir dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan. Bagi WIKA, pembangunan RSJPD Harapan Kita-Tokushukai merupakan bentuk nyata kontribusi kami dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Ngatemin.
Menurutnya, pembangunan RSJPD Harapan Kita-Tokushukai juga sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui akses terhadap layanan kesehatan yang lebih baik.
Proyek ini memiliki sejumlah karakteristik khusus, salah satunya pembangunan basement dengan sistem diaphragm wall yang berfungsi sebagai dinding penahan tanah permanen. Penerapan metode tersebut turut menjaga stabilitas tanah sekaligus meminimalkan dampak terhadap bangunan rumah sakit eksisting yang tetap beroperasi.
Keunikan lainnya adalah keberadaan helipad di rooftop yang dirancang untuk mendukung mobilisasi pasien dalam kondisi darurat. Fasilitas ini menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan RSJPD Harapan Kita-Tokushukai sebagai fasilitas kesehatan dengan layanan yang terintegrasi.
Dalam pelaksanaannya, WIKA bersama partner KSO terus melakukan pengendalian pekerjaan secara terintegrasi untuk memastikan penyelesaian proyek sesuai target. Pemanfaatan Building Information Modeling (BIM) juga mendukung koordinasi pekerjaan agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif.
Selain menjaga kualitas dan ketepatan waktu, pelaksanaan proyek turut memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan melalui pengendalian debu dan kebisingan, pengelolaan limbah, serta efisiensi penggunaan air dan energi.
Dengan progres yang telah mencapai 97,37%, WIKA terus menjaga konsistensi penyelesaian pekerjaan hingga tahap akhir. Kehadiran RSJPD Harapan Kita-Tokushukai diharapkan semakin memperkuat kapasitas layanan kesehatan jantung sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.