Jakarta (ANTARA) - Perusahaan robotika berbasis kecerdasan intelektual AiMOGA menyatakan bahwa dalam mendukung ekspansi global industri robotika, diperlukan kemampuan produk, rantai pasok hingga operasional lokal.

“Ekspansi global di industri robotika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produk, tetapi juga oleh kekuatan dalam riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, jaringan distribusi, pengiriman, layanan, serta operasional lokal. Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan membangun kehadiran yang kuat di setiap pasar,” ujar President of Chery International sekaligus Presiden tof AiMOGA Robotics, Zhang Guibing dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dengan beberapa hal yang telah dilakukan tersebut, AiMOGA kini secara kumulatif telah mengekspor setidaknya 2.000 unit ke pasar internasional yang meliputi kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia, Timur Tengah, Eropa, Afrika dan Amerika Latin.

Baca juga: IFA 2026 resmi dibuka di Berlin, robotika dan AI jadi sorotan utama

Upaya tersebut sebagai langkah dalam membawa teknologi kecerdasan buatan menuju penerapan komersial yang dihadirkan lebih dari 100 skenario penerapan nyata, mulai dari ritel otomotif, manajemen lalu lintas cerdas, layanan publik dan berbagai sektor termasuk kepolisian pintar, panduan medis dan layanan publik.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi robotika mulai bergerak dari tahap demonstrasi produk menuju penggunaan nyata dalam skala yang lebih luas dan berkelanjutan.

Baca juga: Sektor robotika pintar di Tianjin, catat pertumbuhan kuat pada H1 2026

Adapun robot humanoid Mornine telah memperoleh sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak Uni Eropa serta sertifikasi FCC dari Amerika Serikat.

Selain mengembangkan produk dan teknologi, perusahaan juga memperkuat kapabilitas industrinya dengan memanfaatkan pengalaman global Chery selama hampir tiga dekade.

Hal ini didukung oleh sistem riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, logistik, jaringan distribusi, serta layanan global Chery. Kolaborasi ini menciptakan kekuatan yang saling melengkapi antara industri otomotif dan robotika sekaligus mendukung penerapan robot secara global dalam skala besar.

Baca juga: ITB dan Shanghai Microport MedBot kembangkan teknologi robotika medis

Baca juga: Kemendikdasmen: Robotika jadi peluang karier baru bagi lulusan SMK

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.