Moskow (ANTARA) - Jerman akan mampu mencapai patokan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk belanja pertahanan sebesar 3,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2029, kata Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil, Selasa.

“Belanja pertahanan akan meningkat pada 2027, dan pada 2029 kami akan mencapai target NATO sebesar 3,5 persen dari PDB,” kata Klingbeil saat mempresentasikan rancangan anggaran 2027 di Bundestag.

Dengan demikian, Jerman secara penuh memenuhi komitmennya di dalam NATO, kata Klingbeil, seraya menambahkan bahwa program persenjataan kembali ditujukan untuk menjaga perdamaian.

“Kami berinvestasi dalam pertahanan bukan untuk berperang,” kata menteri keuangan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mengkritik Eropa karena dinilai tidak cukup berkontribusi terhadap kemampuan pertahanan NATO dan menyerukan agar negara-negara sekutu meningkatkan belanja pertahanan menjadi 5 persen dari PDB.

Para pemimpin NATO pada KTT di Den Haag pada 2025 sepakat untuk meningkatkan belanja pertahanan menjadi 5 persen pada 2035. Dari angka tersebut, 3,5 persen dialokasikan untuk belanja pertahanan secara langsung, sedangkan 1,5 persen untuk investasi terkait keamanan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Kallas: Tanpa konsesi Rusia, perdamaian Ukraina berisiko gagal

Baca juga: Uni Eropa selesaikan peta jalan pertahanan strategis

​​​​​​​

Penerjemah: Primayanti
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.