Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengatakan pemerintah provinsi tak hanya berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, tetapi juga menangani berbagai dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk keterbatasan air bersih.

"Kami juga menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak," kata Agustiar di Palangka Raya, Rabu.

Pemprov Kalteng terus hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat kondisi kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah.

Baca juga: Kalteng terus pacu penanganan karhutla hingga distribusi air bersih

Agustiar juga turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Sei Gohong Kota Palangka Raya (8/9). Penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Dalam penyaluran air bersih di Sei Gohong, tampak kehadiran gubernur disambut antusias masyarakat. Selain membantu mengisi air bersih ke masing-masing tempat yang disediakan, gubernur juga tampak berbincang dengan masyarakat.

Pemprov telah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih kepada masyarakat yang tersebar di berbagai desa maupun kelurahan di kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Selain pemenuhan kebutuhan air bersih, Pemprov Kalteng juga terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan menghadapi karhutla.

Dukungan pemerintah pusat juga berdatangan setelah kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kalteng pada 22 Agustus 2026. Dukungan tersebut, antara lain berupa 500 pompa air, berbagai peralatan pendukung serta 1.000 flexible water tank yang dikirim menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara.

Adapun sebanyak 1.000 flexible water tank tersebut terdiri atas 500 tangki berkapasitas 1.000 liter dan 500 tangki berkapasitas 2.000 liter.

Baca juga: Gubernur Kalteng instruksikan penguatan armada udara tangani karhutla

Baca juga: Penerbangan ke Muara Teweh dibatalkan akibat kabut asap

Sebelumnya, sejak awal Juli 2026, sebanyak 149 kendaraan pemadam dan 100 truk tangki air juga telah didistribusikan ke sejumlah wilayah yang rawan terjadi karhutla.

Tangki-tangki tersebut ditempatkan di sejumlah titik rawan karhutla untuk mendekatkan sumber air, sehingga tim satuan tugas (Satgas) dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi kebakaran.

Gubernur menegaskan penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga harus diiringi dengan upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan seluruh pihak.

Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.