Probolinggo-Banyuwangi atau dikenal dengan Prosiwangi sepanjang 49,68 km ini sudah selesai dalam tahapan ULFO di Seksi 3 Paiton-Besuki

Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 3 Paiton-Besuki telah menyelesaikan tahapan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan Tol Prosiwangi Ruas Gending-Besuki memiliki panjang 49,68 km.

"Probolinggo-Banyuwangi atau dikenal dengan Prosiwangi sepanjang 49,68 km ini sudah selesai dalam tahapan ULFO di Seksi 3 Paiton-Besuki," ujar Rivan dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, ini adalah bagian penting yang diharapkan persiapan operasionalnya dapat direncanakan di akhir tahun 2026 atau di awal tahun 2027.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pengoperasian Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 24 kilometer yang telah rampung.

Kehadiran ruas tol ini meningkatkan konektivitas kawasan Tapal Kuda, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong efisiensi distribusi logistik di Jawa Timur.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

Baca juga: Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 sepanjang 24 km siap beroperasi

Baca juga: 2.500 kendaraan keluar masuk Tol Prosiwangi sejak dibuka Fungsional

Secara keseluruhan, Jalan Tol Prosiwangi memiliki panjang 175,40 kilometer yang terdiri dari tujuh seksi, yaitu Seksi 1 (Suko – Kraksaan) sepanjang 12,8 km, Seksi 2 (Kraksaan – Paiton) sepanjang 11,2 km, Seksi 3 (Paiton – Besuki) sepanjang 25,6 km, Seksi 4 (Besuki – Situbondo) sepanjang 42,3 km, Seksi 5 (Situbondo – Asembagus) sepanjang 16,7 km, Seksi 6 (Asembagus – Bajulmati) sepanjang 37,4 km, dan Seksi 7 (Bajulmati – Ketapang) sepanjang 29,2 km.

Saat ini, seksi 1 dan seksi 2 dari Suko hingga Kraksaan telah menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi dan telah memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO). Sedangkan Seksi 3 dari Paiton hingga Besuki dalam proses Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO), sehingga pengembangan Tol Prosiwangi terus menunjukkan progres yang signifikan menuju tersambungnya koridor jalan tol di wilayah timur Pulau Jawa.

Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, Tol Prosiwangi juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa. Infrastruktur ini membuka akses yang lebih luas ke kawasan industri, pusat distribusi, serta destinasi pariwisata unggulan di Banyuwangi dan sekitarnya.

Pembangunan ruas Tol Prosiwangi merupakan bagian dari transformasi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang meningkatkan efisiensi ekonomi, memperkuat daya saing nasional, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui penurunan ICOR, peningkatan produktivitas, serta pemerataan pembangunan antar wilayah.

Baca juga: Jasa Marga fungsikan Tol Prosiwangi seksi Gending–Paiton tanpa tarif

Baca juga: Jasa Marga: Tol Yogya-Bawen Seksi 6 akan beroperasi November tahun ini

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.