Sebagai BUMN yang bergerak di bidang asuransi dan penjaminan, Askrindo terpanggil untuk mengambil peran aktif dalam menutup gap ini

Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan edukasi perlindungan finansial atau asuransi.

Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyatakan masih terdapat gap yang besar untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai perlindungan finansial.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi perasuransian nasional tercatat sebesar 45,45 persen, sementara indeks inklusi perasuransian baru mencapai 28,50 persen.

“Sebagai BUMN yang bergerak di bidang asuransi dan penjaminan, Askrindo terpanggil untuk mengambil peran aktif dalam menutup gap ini,” kata Fankar.

Terbaru, Askrindo menggelar kegiatan literasi bertajuk Askrindo Smart Finance Day “Understanding Protection, Building Financial Confidence” di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (4/9).

Kegiatan itu bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) Tahun 2026, yang diyakini menjadi momentum yang tepat bagi perusahaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perlindungan finansial.

Baca juga: Askrindo kantongi penghargaan atas strategi pemasaran asuransi

Baca juga: Askrindo libatkan relawan BUMN dalam pemberdayaan masyarakat daerah

“Ketika generasi muda memahami pentingnya proteksi dan mitigasi risiko sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi pengambil keputusan finansial yang lebih matang dan berdaya tahan,” ujar Fankar.

Selain program edukasi, Askrindo juga memanfaatkan momentum Harpelnas untuk mempererat hubungan dengan pelanggan dan mitra usaha yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.

Fankar menyebut penyelenggaraan Askrindo Smart Finance Day di Bandung menjadi bagian dari strategi Perusahaan untuk memperkuat kedekatan dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelanggan korporasi, UMKM mitra binaan, hingga generasi muda sebagai calon pelaku ekonomi masa depan.

“Momentum Harpelnas ini kami jadikan pengingat bahwa setiap langkah bisnis perusahaan harus selalu berpijak pada kepentingan pelanggan dan masyarakat,” ujar dia.

Ke depan, Askrindo menyatakan akan terus memperluas program edukasi literasi keuangan ke lebih banyak daerah, memperkuat pendampingan bagi UMKM mitra binaan, dan menghadirkan produk perlindungan yang makin relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Askrindo Syariah dorong perluasan akses pembiayaan lewat penjaminan

Baca juga: Askrindo pertahankan peringkat kredit proyeksi stabil idAA+

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.