Beijing (ANTARA) - Tingkat harga di China melanjutkan pemulihan moderat pada Agustus 2026 yang mencerminkan peningkatan berkelanjutan dalam permintaan domestik di bawah kebijakan yang mendukung pasar, demikian warta Xinhua pada Rabu.
Data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) China pada Rabu menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) naik 0,4 persen secara bulanan pada Agustus, membalikkan tren penurunan selama tiga bulan berturut-turut, sementara kenaikan secara tahunan (year on year/yoy) meningkat dari 0,5 persen menjadi 0,8 persen.
Ahli statistik NBS, Dong Lijuan, mengaitkan kenaikan itu dengan beberapa faktor, antara lain meningkatnya harga energi, kenaikan harga pangan secara musiman, peningkatan berkelanjutan dalam layanan perjalanan selama periode liburan musim panas, serta kenaikan harga ponsel pintar dan komputer yang didorong oleh melonjaknya permintaan terhadap daya komputasi.
CPI inti, yang tidak memperhitungkan harga pangan dan energi, naik tipis menjadi 1 persen (yoy) dari 0,9 persen pada bulan sebelumnya.
Harga di tingkat pabrik juga menunjukkan sinyal positif. Indeks harga produsen (producer price index/PPI) naik 0,4 persen secara bulanan pada Agustus, berbalik dari penurunan 0,7 persen pada bulan sebelumnya, sementara kenaikan (yoy) melebar menjadi 3,8 persen.
NBS menyebutkan bahwa kenaikan itu dipengaruhi oleh efek transmisi (pass-through effect) dari kenaikan harga komoditas global serta menguatnya permintaan di sejumlah sektor yang didorong oleh peningkatan industri domestik.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.