Paris (ANTARA) - Para pemimpin Inggris, Prancis, dan Kanada mengeluarkan pernyataan bersama pada Selasa (8/9) yang menegaskan "komitmen mereka untuk melindungi solusi dua negara" di tengah "perluasan sistematis" permukiman Israel di Tepi Barat.
"Solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina sangat penting bagi perdamaian, stabilitas, dan keamanan di Timur Tengah dan sekitarnya," sementara keberadaan permukiman "merupakan ancaman langsung serta mendesak terhadap visi perdamaian ini."
Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam pernyataan bersama tersebut.
"Permukiman tersebut ilegal berdasarkan hukum internasional," ujar ketiga pemimpin.
Mereka juga mengecam keputusan terbaru pemerintah Israel untuk melanjutkan pembangunan permukiman E1 serta "peningkatan drastis kekerasan oleh para pemukim."
Oleh karena itu, ketiga negara tersebut akan melarang impor barang-barang dari permukiman dan memberlakukan langkah-langkah tertarget terhadap permukiman serta pihak-pihak yang memfasilitasinya atau memperoleh keuntungan dari keberadaan permukiman, menurut pernyataan bersama itu.
Ketiga pemimpin juga kembali menegaskan keinginan mereka untuk membangun kemitraan yang erat dan produktif dengan Israel.
"Kami mendukung Israel yang aman dan terjamin, hidup berdampingan dengan Palestina yang aman dan terjamin," ungkap mereka.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.