Saya luruskan bahwa yang bersangkutan datang ke Manggarai Barat karena sudah mendapatkan izin dan surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan. Bukan mendapatkan perintah dari atasan untuk melakukan kegiatan yang tidak baik seperti pe

Denpasar (ANTARA) - Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf. Budiman Manurung menegaskan tidak ada perintah atasan kepada anggota TNI untuk memukul warga di Rangko, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

"Saya luruskan bahwa yang bersangkutan datang ke Manggarai Barat karena sudah mendapatkan izin dan surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan. Bukan mendapatkan perintah dari atasan untuk melakukan kegiatan yang tidak baik seperti pemukulan," tegas Budiman dalam keterangannya, Rabu.

Budiman membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya dugaan perintah dari atasan kepada anggota TNI untuk melakukan pemukulan terhadap warga berinisial S.

Baca juga: Manggarai Barat siap rehabilitasi rumah korban gempa

Ia menjelaskan anggota TNI yang terlibat dalam insiden tersebut memang memperoleh izin dan surat perintah untuk menjalankan cuti tahunan setelah menyelesaikan tugas di Papua.

Namun, surat perintah tersebut, kata dia, bukan instruksi untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap warga.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan dugaan pemukulan oleh anggota TNI terhadap seorang warga di Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, beredar luas di media sosial.

Budiman mengatakan anggota tersebut berdinas di Yonif 743/PSY dan baru kembali dari penugasan di Papua sebelum pulang ke kampung halamannya di Rangko, Desa Tanjung Boleng.

Baca juga: Manggarai Barat optimalkan fasilitas medis layani 9.000 pengungsi

Karena itu, Budiman kembali menegaskan tidak ada perintah dari pimpinan TNI untuk melakukan pemukulan terhadap korban.

"Saya sampaikan sekali lagi, tidak ada perintah untuk memukul. Yang bersangkutan hanya mendapatkan surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan," katanya.

Budiman menegaskan TNI hadir untuk masyarakat serta memiliki tugas menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

"Kami TNI Angkatan Darat hadir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Tugas kami adalah menjaga stabilitas keamanan, keutuhan dan keharmonisan wilayah di Kabupaten Manggarai Barat," ujarnya.

Baca juga: Menpar pastikan pariwisata Labuan Bajo pascagempa pulih lebih tangguh

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.