Jakarta (ANTARA) - Timnas putri Belanda menjadi unggulan pertama untuk merebut gelar Piala Eropa 3x3 2026 yang diselenggarakan FIBA 3x3 di Antwerp, Belgia, pada 11-13 September.

Laman FIBA 3x3, Rabu, menyebut peringkat kedua, ketiga dan keempat, masing-masing ditempati oleh Prancis, Azerbaijan, dan Spanyol yang diprediksi menjadi pesaing kuat dalam perebutan gelar.

Berdasarkan statistik FIBA 3x3, Belanda berstatus juara bertahan dan dipimpin oleh Noortje Driessen sebagai Pemain Terbaik (MVP) Europe Cup edisi sebelumnya.

Prancis yang menempati posisi kedua, memiliki modal keyakinan yang kuat setelah menjuarai Women's Series Shanghai Final 2026 pada akhir pekan lalu.

Pebasket Laetitia Guapo menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah meraih penghargaan MVP pada ajang tersebut. Selain itu, Prancis juga memburu gelar Piala Eropa keempat pada edisi 2026.

Baca juga: Jerman unggulan pertama FIBA 3x3 Europe Cup 2026

Sementara, Azerbaijan menempati posisi ketiga seusai menjadi runner-up pada Piala Eropa edisi sebelumnya. Mereka akan mengandalkan Alexandra Mollenhauer dan Arica Carter yang masuk dalam Team of the Tournament Europe Cup 2025.

Untuk posisi keempat ditempati oleh Spanyol. Mereka akan mengandalkan Gracia Alonso de Armino sebagai kapten tim sekaligus pemain berpengalaman.

Jerman selaku juara Olimpiade 2024, berada di peringkat kelima, dengan disusul Slovenia, Polandia, Czechia, Hungaria dan Ukraina yang masing-masing menempati posisi keenam sampai ke-10 untuk tim unggulan. Sedangkan tuan rumah Belgia justru berada di posisi ke-11 dan Swedia melengkapi daftar itu sebagai posisi juru kunci atau ke-12.

FIBA menilai persaingan tetap terbuka karena karakter 3x3 yang sulit diprediksi. Belanda memang menjadi unggulan utama, tetapi selisih kekuatan antar-tim dinilai tidak terlalu jauh sehingga kejutan dapat terjadi sejak fase grup hingga babak gugur.

Baca juga: FIBA 3x3 rilis pemain putri yang jadi sorotan dalam Europe Cup 2026

Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.