Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menitipkan salam kepada Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menyambut kehadiran Ketua DPR RI Puan Maharani dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Partai Demokrat.
Dalam pembukaan acara yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu malam, AHY sapaan akrabnya, menyambut satu per satu perwakilan partai politik. Adapun, kehadiran Puan juga mewakili PDI Perjuangan.
"Ibu Puan Maharani, terima kasih. Mohon sampaikan salam hormat kami untuk Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia yang kelima," kata AHY.
Pada acara tersebut, tidak semua ketua umum partai politik koalisi pemerintah hadir. Mereka pun diwakili oleh para petinggi partai yang di antaranya juga menjadi menteri Kabinet Merah Putih.
Adapun, Ketua Umum Partai Golkar diwakili Meutya Hafid, Ketua Umum Partai Amanat Nasional diwakili Eko Patrio, Ketua Umum NasDem diwakili Sulaiman Hamzah, Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera diwakili Muhammad Kholid, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa diwakili Hasanuddin Wahid.
Sedangkan para ketua umum yang hadir yakni Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Mardioni, Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Anis Matta, dan Ketua Umum Partai Prima Agus Jabo.
Dia mengatakan partai politik yang hadir mencerminkan bahwa politik Indonesia memiliki beragam warna. Namun, ketika menyangkut kepentingan bangsa, menurut dia, berbagai warna itu harus menyatu, yakni warna Merah Putih.
"Dan saya kira Bapak Presiden adalah orang yang sangat ahli untuk membuat semua warna itu untuk bisa duduk bersama," kata AHY merujuk pada Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir di acara tersebut.
Baca juga: AHY: Politik boleh kompetitif tapi jangan hilang persahabatan
Baca juga: AHY tegaskan Demokrat bisa diandalkan Presiden Prabowo
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.