Moskow (ANTARA) - Resolusi anti-Iran yang diadopsi Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) berisiko memicu babak baru eskalasi, kata Perwakilan Tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov, Rabu (9/9).

Resolusi anti-Iran tersebut diajukan oleh Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Jerman. Dalam resolusi tersebut, mereka menyerukan agar masalah Iran dirujuk ke Dewan Keamanan PBB.

Keempat negara tersebut menilai Iran melanggar kewajiban terkait nonproliferasi nuklir.

"Resolusi baru ini bias dan konfrontatif, berisiko memicu babak baru eskalasi, dan tentu tidak akan membantu tercapainya tujuan yang diklaim ingin dicapai oleh para penggagasnya," kata Ulyanov dalam sidang Dewan Gubernur IAEA.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti - OANA

Baca juga: Rusia peringatkan DK PBB soal resolusi konfrontatif terkait Iran

​​​​​​​Baca juga: IAEA adopsi resolusi serukan Iran beri akses ke persediaan uranium

Penerjemah: Katriana
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.