Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan (LH Jaksel) memperbaiki Halte Taman Melawai di Jalan Melawai Raya, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru untuk meningkatkan kenyamanan fasilitas bagi masyarakat.

"Perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut laporan warga melalui aplikasi JAKI serta informasi dari pemerintah setempat," kata Koordinator Lapangan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Hendri di Jakarta, Kamis.

Hendri menjelaskan, perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Perbaikan meliputi bagian atap, tiang, hingga tempat duduk.

Dikatakan kondisi atap, lantai, dan lainnya yang mengalami kerusakan hingga mengurangi tingkat kenyamanan saat menunggu kendaraan umum.

"Untuk pengerjaan kita kerahkan tiga personel Pasukan Kuning. Prosesnya sedikit lama karena untuk perbaikan bagian lantai dan tempat duduk harus mengganti keramiknya serta mengecor kembali," ucapnya.

Ia berharap, halte yang sudah diperbaiki dapat kembali dimanfaatkan masyarakat untuk menunggu kendaraan umum sekaligus berteduh dari panas dan hujan.

"Saya mohon kepada warga untuk turut andil menjaganya. Jangan sampai tangan-tangan jahil melakukan vandalisme di halte tersebut karena coretan-coretan sangat banyak kami temui," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Dimas Aditya mengapresiasi perbaikan yang dilakukan. Setelah diperbaiki, halte terlihat lebih cerah karena menggunakan warna kuning yang mencolok serta lebih rapi secara keseluruhan.

"Haltenya jadi lebih bagus dari sebelumnya. Kondisi seperti ini membuat kita pengguna kendaraan umum jadi lebih nyaman saat menunggu," kata Dimas.

Baca juga: Pramono resmikan Halte Transjakara Jaga Jakarta

Baca juga: Ada "Jakarta Penuh Warna", Transjakarta tak berhenti di Kebon Sirih

Baca juga: Warga diminta ubah perilaku imbas sampah di Halte RPTRA Lenteng Agung

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.