Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota melalui Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Jakarta Utara meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan pelajar lewat Kreasi Aksi Rekreasi Dongeng Keliling (Karedok) di SDN Tugu Utara 09, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Kota Jakarta Utara, Anita Permata Sari, mengatakan, program Karedok dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus mendukung upaya pemerintah membatasi penggunaan gawai pada anak.
"Kegiatan literasi ini sangat positif karena mendukung program pemerintah dalam membatasi penggunaan gawai pada anak," katanya di Jakarta, Kamis.
Dia berpesan kepada para peserta didik agar rajin belajar, beribadah, jujur, patuh kepada orang tua dan guru, serta tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Ia juga mengajak siswa memperkuat rasa ingin tahu dengan memperbanyak membaca dan mengurangi penggunaan gawai.
"Bagi yang sudah rajin ke perpustakaan dan banyak membaca itu bagus, terus ditingkatkan. Ajak juga teman-temannya agar gemar membaca dan kurangi penggunaan gawai," ucap Anita.
Dia berharap program Karedok dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan tidak hanya menyasar siswa sekolah dasar, tetapi juga dapat menjangkau jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Baca juga: Jakut tingkatkan minat baca anak lewat Karedok
"Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan bimbing bersama. Kami menitipkan anak-anak ini kepada bapak dan ibu guru serta para orang tua agar terus mendampingi tumbuh kembang mereka," katanya.
Sementara itu, Kepala Sudin Pusip Jakarta Utara, Irawan menjelaskan Karedok merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di ruang terbuka publik maupun sekolah-sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat agar kaya akan literasi. Karedok menghadirkan beragam kegiatan menarik, mulai dari mendongeng, akustik literasi, permainan edukatif, kegiatan kreasi, hingga penampilan seni dari para siswa, seperti marawis, tari daerah, pencak silat, dan pembacaan surat-surat pendek Al-Qur’an.
"Semoga kegiatan ini dapat menjadi ruang kreativitas anak yang bermanfaat dan menyenangkan, serta mampu membentuk karakter anak yang cerdas dan berbudaya literasi sejak dini," tuturnya.
Peserta didik kelas 4 SDN Tugu Utara 09, Manggala Catra Bagaskara (11) mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Karedok untuk pertama kalinya.
"Sangat seru dan menarik. Banyak teman-teman yang ikut tampil seni, jadi kami tambah semangat. Penampilan dari pendongeng Kak Palupi juga sangat seru dan menyenangkan," ucapnya.
Baca juga: Literasi digital kunci penguatan akses terhadap informasi publik
Baca juga: Jakut kembangkan sektor ekonomi kreatif lewat seminar literasi digital
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.