Jakarta (ANTARA) - Drama thriller hukum Korea Selatan “Your Honor” memuncaki platform Netflix setelah enam hari penayangan.
Dikutip dari The Korea Times, Rabu waktu setempat serial yang sebelumnya tayang di ENA dan menjadi serial orisinal Genie TV pada Agustus 2024 ini menceritakan mengenai dua pria yang mengabaikan hukum dan keadilan untuk melindungi kedua putra mereka.
Sementara soal judul yang telah dirilis sebelumnya dan berhasil memuncaki platform yang berbeda bukanlah hal yang baru di pasar streaming.
Baca juga: Yoon Chan Young dalam pembicaraan bintangi "Your Honor" versi Korea
Tetapi, “Your Honor” rupanya lebih dari sekadar kebangkitan sebuah acara tunggal yang menunjukkan cara penonton mengonsumsi konten secara berbeda.
Adapun drama ini dibintangi oleh Son Hyun Joo dan Kim Myung Min yang diceritakan melanggar batas, masing-masing dengan caranya sendiri dan duel psikologis antara para ayah yang menjadi daya tarik.
Serial ini menjadi ramai diperbincangkan meskipun memiliki keterbatasan jangkauan di platform asli, namun justru berhasil menarik penonton di Netflix.
Baca juga: 13 film dan series Netflix terbaru September 2026
Sang sutradara pun bahkan mengaku terkejut atas peringkat serial yang ia arahkan itu.
“Ini luar biasa. Saya rasa ini mungkin kehormatan terbesar yang bisa dialami sebuah drama yang tayang dua tahun lalu. Terima kasih kepada aktor Heo Nam-jun, yang memicu kebangkitan kembali drama ini, dan kepada para penggemar," ujar sutradara Yoo Jung sun.
Layanan streaming telah menghapus batasan-batasan tersebut. Sebuah acara yang gagal mendapatkan daya tarik dapat kembali populer ketika tayang di platform baru, dan minat pada satu aktor atau genre saja kini sudah cukup untuk menghidupkan kembali judul lama.
Baca juga: "Ghost in the Cell" dan "Spooky in Love" terpopuler Netflix Indonesia
Baca juga: 8 serial Netflix terbaru 2026 yang wajib ditonton
Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.