jika  ada penonton atau suporter yang sifatnya merugikan, baik itu anarkisme dan hal-hal yang negatif, bahkan sampai mengarah kepada kriminal, maka kita akan mendorong Polri untuk menangkapnya

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama I-League Ferry Paulus memastikan duel klasik Super League antara Persija dan Persib digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu pukul 15.30 WIB.

Ferry memastikan semua izin terkait dengan kesiapan duel klasik itu sudah diterbitkan oleh sejumlah pihak, termasuk dari polisi dan pengelola SUGBK.

"Kami tahu bahwa pertandingan ini sudah cukup lumayan lama tidak ada di Jakarta ya, beberapa kali karena padat dan kesibukannya kota Jakarta sehingga tidak digelar di Jakarta," ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

"Pertandingan kali ini secara prinsip sebenarnya, secara lisan dan prinsip dari izin-izin juga sudah terbit," imbuhnya.

Duel Macan Kemayoran menghadapi Maung Bandung sudah lama tidak digelar di Jakarta. Terakhir terjadi di Jakarta pada 2019.

Baca juga: Sandy Walsh kagumi dukungan ribuan Bobotoh jelang lawan Persija

Semenjak itu, Persija lebih banyak menggelar pertandingan di tempat netral karena faktor keamanan.

Melihat rivalitas sengit yang ditunjukkan para pemain dan suporter kedua klub, Ferry menghimbau kedua belah pihak tidak melakukan kerusuhan yang berdampak saling merugikan keduanya.

"Oleh karena itu kami akan selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk meminta kepada kepolisian jika ada penonton atau suporter yang sifatnya merugikan, baik itu anarkisme dan hal-hal yang negatif, bahkan sampai mengarah kepada kriminal, maka kita akan mendorong Polri untuk menangkapnya, menindaknya secara tegas," kata Ferry.

I-League dan PSSI menghimbau suporter Persib untuk tidak menonton pertandingan tandang ini secara langsung demi keamanan.

Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi, Maung Bandung jauh lebih unggul empat kemenangan dan sekali seri.

Baca juga: Bobotoh padati latihan Persib di GBLA untuk hadapi Persija

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.