Banjarbaru (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) aktif menjalankan pembelajaran tatap muka secara aman dan lancar di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu.
Wapres Gibran dalam kunjungan kerja di Banjarbaru, Kamis, menyimak sejumlah paparan Kepala SRT 9 Banjarbaru Rifki Hakim terkait strategi pembelajaran yang telah disiapkan meskipun kondisi karhutla berdampak terhadap lingkungan sekitar sekolah dan kesehatan sebagian siswa.
“Tidak ada siswa yang kami pulangkan, keseluruhan sehat, ini yang menjadi atensi Wapres. Alhamdulillah pembelajaran berjalan lancar,” kata Rifki.
Gibran juga memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan siswa, khususnya aktivitas ekstrakurikuler yang dinilai memiliki peran dalam mengembangkan kemampuan dan potensi peserta didik di luar kegiatan pembelajaran utama.
Wapres berpesan agar kegiatan yang dijalankan di sekolah tidak sekadar bersifat seremonial atau hanya mengisi waktu, tetapi diarahkan untuk menghasilkan capaian yang lebih baik serta memberikan manfaat nyata bagi masa depan anak-anak.
Rifki mengatakan arahan tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus menjaga keberlangsungan pembelajaran sekaligus mengembangkan kegiatan siswa secara terarah, termasuk mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih peserta didik.
Kunjungan Wapres ke SRT 9 Banjarbaru juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah kondisi karhutla yang berdampak terhadap sejumlah aspek kehidupan masyarakat.
Baca juga: Wapres minta penanganan serius siswa SRT 9 Banjarbaru terdampak Ispa
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.