Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menanggapi spekulasi mengenai Pilpres AS 2028 dengan mengatakan bahwa fokusnya saat ini tetap pada tugas pemerintahan, meski ia tidak menutup kemungkinan untuk mencalonkan diri di masa depan.
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi saat ini saya tidak memiliki rencana. Saya 100 persen fokus pada pekerjaan saya,” kata Rubio kepada stasiun televisi Kolombia RCN, seperti dilaporkan Anadolu pada Kamis.
Rubio mengatakan tanggung jawabnya sebagai anggota kabinet dan penasihat keamanan nasional saat ini menuntut perhatian penuh. Namun, sumber yang dikutip NBC News mengatakan Rubio tetap membuka opsinya terbuka terkait peluang politiknya di masa depan.
Departemen Luar Negeri AS dan Rubio tidak memberikan komentar mengenai laporan NBC tersebut.
Pernyataan Rubio muncul setelah sebelumnya beredar laporan media bahwa Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menjajaki kemungkinan maju dalam Pilpres 2028. Hegseth membantah laporan tersebut dan mengatakan prioritas utamanya saat ini adalah memimpin Pentagon.
Wakil Presiden AS JD Vance dan Rubio dipandang luas sebagai dua tokoh yang berpotensi menjadi kandidat Partai Republik dalam pemilu 2028.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Elektabilitas Rubio ungguli Vance di survei Pilpres AS 2028
Baca juga: Rubio siap beri dukungan jika Vance maju Pilpres AS 2028
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.