Jakarta (ANTARA) - Samsung meluncurkan ponsel entry-level baru, Galaxy A07s, dengan dukungan baterai 5.000 mAh dan layar berukuran 6,7 inci.
Menurut siaran Gizmochina pada Selasa (8/9), Galaxy A07s merupakan versi yang diperbarui dari Galaxy A07.
Perubahan utama yang dihadirkan pada model ini adalah prosesornya. Model yang baru menggunakan MediaTek Helio G99+, sedangkan model sebelumnya dibekali Helio G99.
Cip Helio G99+ pada Galaxy A07s mendukung RAM LPDDR5X, yang lebih cepat dibandingkan LPDDR4X pada perangkat pendahulunya.
Galaxy A07s dibekali RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB yang dapat ditambah menggunakan kartu microSD hingga 2TB.
Baca juga: Samsung hadirkan enam peningkatan pada Galaxy S26 FE
Galaxy A07s mempertahankan layar PLS LCD berukuran 6,7 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 90Hz.
Ponsel ini dipasangi kamera utama 50MP dan kamera sekunder 2MP di bagian belakang.
Kamera 8MP yang dapat digunakan untuk swafoto maupun panggilan video disematkan di bagian depan.
Galaxy A07s dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mendukung pengisian daya menggunakan kabel port USB Type-C.
Ponsel ini telah lolos sertifikasi IP54 untuk perlindungan standar terhadap debu dan percikan air.
Baca juga: Samsung Galaxy S26 FE tawarkan fitur andal dengan harga terjangkau
Fitur lain yang dihadirkan pada Galaxy A07s di antaranya pemindai sidik jari di bagian samping serta dukungan dual-SIM 4G, Wi-Fi, Bluetooth 5.3, dan GPS.
Keunggulan yang ditawarkan Samsung pada Galaxy A07s mencakup dukungan pembaruan perangkat lunak yang cukup panjang untuk ponsel di kelasnya.
Galaxy A07s dijanjikan mendapatkan enam kali pembaruan sistem operasi utama serta pembaruan keamanan selama enam tahun.
Galaxy A07s tersedia dalam pilihan warna Black, Light Violet, dan Green. Ponsel ini dipasarkan seharga 167 dolar AS atau sekitar Rp2,9 juta.
Baca juga: Xiaomi 18 Fold meluncur dengan baterai 6.000 mAh dan cip Xring O3
Baca juga: Oppo bagikan informasi tambahan mengenai kamera Find X10 Pro Max
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.