Jakarta (ANTARA) — PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) memperluas pemanfaatan konektivitas berbasis satelit untuk mendukung digitalisasi sektor maritim melalui layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) STAR.
Layanan tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi terestrial, termasuk area pelayaran hingga Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
VSAT STAR memiliki kapasitas layanan hingga 200 Mbps per site yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung komunikasi, pertukaran data, akses aplikasi digital, serta koordinasi operasional selama kapal berada di laut.
Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto mengatakan karakteristik sektor maritim yang memiliki mobilitas tinggi dan cakupan wilayah operasi yang luas membutuhkan dukungan konektivitas yang tidak bergantung pada infrastruktur jaringan di darat.
“Melalui VSAT STAR, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan jangkauan jaringan darat tidak menjadi hambatan bagi aktivitas operasional di laut. Konektivitas satelit memungkinkan kapal tetap terhubung untuk mendukung komunikasi, pertukaran data, hingga berbagai kebutuhan digital yang semakin penting dalam operasional modern,” ujar Andri.
Menurut Andri, ketersediaan konektivitas selama pelayaran menjadi salah satu faktor yang mendukung penerapan berbagai sistem digital pada sektor maritim. Kebutuhan tersebut mencakup komunikasi antara kapal dan pusat kendali, pengiriman informasi, koordinasi antarunit, hingga penggunaan aplikasi yang membutuhkan akses jaringan.
Telkomsat saat ini telah memanfaatkan VSAT STAR untuk mendukung operasional kapal patroli Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Konektivitas tersebut digunakan untuk menunjang kegiatan pengawasan, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas barang di wilayah pabean Indonesia dan ZEE.
Penggunaan layanan pada kapal patroli tersebut menunjukkan kebutuhan konektivitas yang tetap tersedia ketika kapal bergerak di wilayah dengan infrastruktur komunikasi darat yang terbatas. Dalam kondisi tersebut, jaringan satelit menjadi salah satu pilihan untuk menjaga komunikasi dan pertukaran data selama pelaksanaan tugas.
Selain menyediakan kapasitas jaringan, Telkomsat memberikan dukungan perangkat dan layanan teknis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional pengguna. Hal tersebut ditujukan untuk mendukung keberlangsungan konektivitas pada lingkungan operasional yang memiliki karakteristik berbeda dengan penggunaan jaringan di darat.
Pengembangan layanan konektivitas maritim menjadi bagian dari upaya Telkomsat memperluas pemanfaatan teknologi satelit untuk berbagai sektor strategis. Dengan jangkauan yang tidak bergantung pada ketersediaan jaringan terestrial, konektivitas satelit dapat digunakan untuk mendukung aktivitas digital di wilayah darat maupun laut.
Telkomsat terus mengembangkan pemanfaatan layanan berbasis satelit untuk menjawab kebutuhan konektivitas di wilayah dengan tantangan geografis dan infrastruktur jaringan, termasuk sektor maritim yang membutuhkan akses komunikasi dan data secara berkelanjutan selama pelayaran.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.