Daftar tunggu haji Tulungagung mencapai 15.000 orang

Daftar tunggu haji Tulungagung mencapai 15.000 orang

Kementerian Agama RI (Antaranews/goen)

Tulungagung (ANTARA News) - Pendaftar calon jamaah haji asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur saat ini tercatat mencapai 15 ribu orang dan masuk daftar tunggu pemberangkatan ke Tanah Suci Makkah hingga 2039.

"Jumlah daftar tunggu dari Tulungagung terus bertambah sementara kuota yang ada terbatas," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tulungagung Suryani di Tulungagung, Sabtu.

Saat ini, pendaftar calon jamaah haji baru tahun 2016 diproyeksikan berangkat paling cepat 2039.

Jika pendaftar terus bertambah dan lebih besar dibanding jamaah calon haji yang berangkat, kata Suryani, jadwal pemberangkatan bisa lebih lama lagi.

"Masalahnya pendaftaran dikelola langsung oleh Kantor Kemenag Provinsi Jatim sehingga sistem kuota mengacu basis data regional Jawa Timur," katanya.

Ia menjelaskan, panjangnya daftar tunggu tidak hanya dialami oleh CJH asal Kabupaten Tulungagung namun merata di semua daerah di Jawa Timur, yakni sekitar 27 ribu kursi.

Suryani menjelaskan panjangnya daftar tunggu bukan menjadi masalah untuk menunaikan rukun Islam ke lima itu.

"Masyarakat yang sudah siap berkemampuan secara materi, terutama di saat usia masih muda sebaiknya segera mendaftarkan diri," imbaunya.

Suryani menjelaskan, panjangnya daftar tunggu tidak hanya dialami oleh CJH asal Kabupaten Tulungagung, namun merata di semua daerah di Jawa Timur.

Sementara itu, jumlah CJH dari Tulungagung pada 2016 tercatat sebanyak 930 kursi, dengan rincian CJH jalur reguler sebanyak 927 orang dan sisanya tiga orang merupakan Tim Pemandu Haji Daerah (THDP).

Saat ini, kata Suryani, CJH akan melaksanakan manasik masal pada 19 Juli.

"Untuk paspor sudah selesai, tinggal persiapan manasik dan logistik yang saat ini masih belum lengkap," katanya.

Pewarta: Destyan Handri Sujarwoko
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Kemenag tambah kuota cadangan calon jemaah haji lansia 5 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar