Jakarta (ANTARA) - Lavender (Lavandula) adalah tanaman dan minyak esensial yang umum digunakan untuk membantu tidur.

Tanaman ini memiliki sifat menenangkan dan penelitian menunjukkan bahwa lavender dapat membantu penderita insomnia untuk lebih mudah tertidur menurut siaran Health pada Kamis (10/9).

Tidak hanya meningkatkan kualitas tidur, sebuah penelitian menunjukkan bahwa lavender juga bermanfaat membantu tertidur lebih cepat, meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres atau rasa cemas.

Baca juga: Mengenal jenis-jenis lavender & khasiat alaminya sebagai obat herbal

Efek ini disebabkan oleh beberapa senyawa kimia yang ditemukan dalam lavender, seperti linlool, linalil asetat, dan kamper. Senyawa-senyawa ini memiliki sifat seperti obat penenang yang membantu menenangkan saraf dan meredakan perasaan stres.

Senyawa-senyawa ini juga berinteraksi dengan otak dan sistem syaraf untuk menenangkan kegelisahan dan mengurangi kecemasan.

Kita dapat menggunakan minyak itu melalui beberapa cara yang pada umumnya, akan melibatkan proses menghirup ataupun mengoleskannya ke permukaan kulit.

Baca juga: Dampak psikologis dan alasan di balik fenomena “lavender marriage”

Pada kulit, minyak lavender dapat diserap dengan cepat setelah dioleskan. Campurkan beberapa tetes minyak esensial lavender ke dalam minyak pembawa, seperti minyak jojoba atau minyak kelapa, dan gosokkan pada pelipis, bagian dalam pergelangan tangan, atau telapak kaki.

Bila ingin menggunakan lavender ketika mandi, tambahkanlah garam mandi lavender atau beberapa tetes minyak dari bunga itu ke dalam air. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mandi air hangat satu hingga dua jam sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur karena memberikan efek menenangkan.

Cara lainnya adalah dengan menyemprot minyak pada permukaan bantal atau menggunakan bantuan diffuser di kamar pada malam hari.

Baca juga: 9 tanaman alami pengusir nyamuk yang ampuh dan mudah ditanam

Meski mendatangkan sejumlah manfaat, sangat penting untuk memilih minyak berkualitas dan mengambil beberapa tindakan pencegahan sebelum menggunakannya. Sebab, sebagian orang memiliki kemungkinan mengalami sakit kepala, batuk, atau iritasi kulit saat menggunakan lavender.

Sejumlah langkah pencegahan yang dapat dilakukan seperti melakukan uji tempel sebelum menggunakannya secara bebas pada permukaan kulit, encerkan minyak sampai dengan takaran yang disarankan ahli, mengikuti petunjuk dosis atau penggunaan dengan cermat dan jauhkan minyak dari mata serta hindari kulit yang sedang terluka.

Simpan minyak lavender di tempat yang tidak terlihat dan tidak dapat dijangkau anak-anak. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakannya jika sedang hamil atau menyusui, serta jauhkan minyak dari api dan percikan api karena mudah terbakar.

Baca juga: Peneliti konfirmasi aroma lavender bisa atasi kecemasan

Baca juga: Empat pilihan minyak esensial untuk pulihkan stamina

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.