Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya bersama wartawan dari Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar shalat Jumat dan doa bersama untuk delapan korban yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal, yang dilaporkan hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto di Jakarta, Jumat, mengatakan kegiatan doa bersama yang diinisiasi oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tersebut bertujuan memohon keselamatan para korban agar segera ditemukan.

"Kita sama-sama mendoakan semoga delapan orang, di mana lima di antaranya adalah rekan-rekan jurnalis dan tiga awak kapal, segera ditemukan dalam kondisi selamat," kata Budi saat ditemui di Aula Satyahaprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus bersinergi dalam proses pencarian, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas), Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Polda Banten, hingga dukungan dari kalangan insan pers.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin berharap agar pencarian dapat membuahkan hasil secepatnya dan keluarga yang terdampak diberikan ketabahan.

"Harapan kita semuanya, saudara-saudara kita yang saat ini belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan yang selamat dan sehat. Kemudian, keluarganya juga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menjalani cobaan ini," ujar Iman.

Baca juga: Tim SAR masih dalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau

Rangkaian ibadah tersebut dipimpin oleh Ustadz Jauhari Akbar yang memandu pembacaan Surat Al-Fatihah dan doa keselamatan khusus bagi seluruh tim liputan dan kru kapal yang tengah hilang.

"Al-Fatihah ini kita khususkan untuk delapan awak kapal, yang mana lima di antaranya adalah teman-teman jurnalis kita. Mudah-mudahan, dengan doa kita ini cepat ditemukan dan dalam keadaan sehat wal afiat," tutur Jauhari saat memimpin doa.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal pada hari keempat pencarian lima jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau ke empat sektor.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyebutkan ke-13 alutsista yang diterjunkan untuk operasi hari keempat, yakni KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," kata Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.

Baca juga: SAR perluas pencarian jurnalis hilang ke empat sektor di hari keempat

Baca juga: Abu vulkanik & cuaca jadi kendala pencarian 5 jurnalis di Selat Sunda

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.