Naratthiwat (ANTARA) - Sejumlah pasukan keamanan gabungan yang melakukan pengejaran di Thailand selatan telah menembak mati dua orang diduga sebagai anggota kelompok pemberontak usai baku tembak terjadi di Pegunungan Tawe.

Pasukan gabungan terdiri dari angkatan bersenjata dan unit kepolisian melancarkan operasi yang menyasar kelompok pemberontak di Desa Toh Leng, Kabupaten Cho-airong, Provinsi Narathiwat, lapor kantor berita TNA pada Jumat.

Saat melakukan pencarian di hutan lebat, pasukan gabungan menemukan dua jenazah.

Menurut keterangan pasukan gabungan, kedua tersangka diduga terlibat dalam penyerangan ke pos Buke Sami di Kabupaten Rangae pada 22 Juli 2026.

Keduanya juga diduga melakukan pengeboman di SPBU PTT, Kabupaten Rangae pada 10 Januari 2026.

Pihak keamanan di lokasi penemuan telah menyita senapan M16 beserta amunisi, bom pipa, komponen peledak, tas ransel, dan persediaan logistik.

Sejumlah pejabat tinggi provinsi juga telah mengunjungi rumah sakit untuk memfasilitasi para keluarga kerabat kedua jenazah tersebut guna prosesi keagamaan.

Baca juga: Militer Thailand keluarkan peringatan usai serangan di wilayah selatan

Baca juga: Malaysia imbau warganya waspada terkait keamanan di Thailand Selatan

Baca juga: Thailand selatan catat lebih dari 50 ledakan, serangan dalam satu hari

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.