Jakarta (ANTARA) - OpenAI Korea pada Jumat mengatakan belum ada hal baru yang dapat diumumkan selain kemitraan yang telah berjalan dengan Samsung Electronics Co.
Pernyataan tersebut untuk menanggapi laporan yang menyebut perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu kemungkinan bekerja sama dengan produsen chip asal Korea Selatan tersebut untuk mengembangkan semikonduktor generasi berikutnya.
"Rujukan kami mengenai perluasan kerja sama dengan Samsung disampaikan dalam konteks keputusan Samsung Electronics untuk memperkenalkan ChatGPT dan letter of intent (LOI) yang diumumkan Oktober lalu," kata OpenAI Korea, melansir Yonhap, Jumat.
Baca juga: OpenAI pecahkan "PR" matematika paling sulit di dunia dalam 88 jam
Perusahaan tersebut juga menyatakan mereka belum mengumumkan rencana apa pun untuk mengembangkan chip melalui Samsung.
Pada Rabu, sejumlah laporan media menyebut OpenAI memperdalam kerja sama dengan Samsung, seiring perusahaan pembuat ChatGPT tersebut mengembangkan chip buatannya sendiri. Laporan itu mengutip pernyataan pimpinan regional OpenAI dalam konferensi pers yang digelar pada hari yang sama.
"Salah satu bidang yang mengalami kemajuan paling besar dan mendapat pengakuan paling tinggi bersama Samsung Electronics adalah produksi bersama dan penelitian chip generasi berikutnya yang sedang kami kembangkan," kata General Manager OpenAI Korea Kim Kyung-hoon, seperti dikutip dalam laporan tersebut.
Pernyataan Kim disampaikan setelah OpenAI pada Juni memperkenalkan chip kecerdasan buatan (AI) khusus yang dirancang bersama Broadcom. Chip tersebut diberi nama Jalapeno.
Sementara itu, LOI OpenAI-Samsung pada 2025 mencakup pasokan solusi semikonduktor canggih untuk inisiatif Stargate milik OpenAI. Proyek tersebut bertujuan membangun pusat data AI berskala besar di berbagai wilayah Amerika Serikat.
Baca juga: Khawatir AI dapat musnahkan umat manusia, peneliti Anthropic mundur
Baca juga: Google hadirkan aplikasi Gemini khusus PC Windows
Baca juga: Apple sediakan lima bahasa tambahan pada Siri AI mulai Oktober 2026
Penerjemah: Fathur Rochman
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.