Melalui pertimbangan teknis pemerintah daerah (pemda) melalukan perpanjangan status tanggap darurat di dua wilayah terdampak banjir di Kecamatan Parigi Utara dan Kasimbar
Parigi, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memperpanjang status tanggap banjir bandang di kabupaten itu selama 14 hari ke depan.
"Melalui pertimbangan teknis pemerintah daerah (pemda) melalukan perpanjangan status tanggap darurat di dua wilayah terdampak banjir di Kecamatan Parigi Utara dan Kasimbar," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai di Parigi, Jumat.
Ia mengemukakan status tanggap darurat di Kasimbar berakhir pada Jumat (11/9), kemudian diperpanjang mulai 12 hingga 25 September, kemudian tanggap darurat Parigi Utar berakhir pada 8 September, kemudian diperpanjang mulai 9 hingga 22 September 2026.
Perpanjangan itu menyusul sejumlah infrastruktur masih membutuhkan penanganan lebih lanjut, yakni pemasangan dan perbaikan instalasi jaringan air bersih, pemasangan geobag atau wadah berisi pasir dipasang di bantaran sungai, dan kegiatan normalisasi sungai.
Baca juga: Pemkab Parigi Moutong tetapkan status tanggap darurat banjir bandang
"Kegiatan percepatan pemulihan bencana kami kerjakan secara kolaborasi bersama masyarakat setempat," ujarnya.
Khusus geobag, kata dia, BPBD memasang wadah tersebut sepanjang 500 meter di sungai Desa Laemanta, Kecamatan Kasimbar, termasuk pemasangan pemasangan pipa jaringan air bersih.
"Saat ini di Desa Laemanta, kami membantu menyuplai air bersih untuk warga menggunakan mobil tanki, di desa itu jaringan air bersih belum berfungsi karena masih pekerjaan rehabilitasi intek di bagian hulu sungai akibat dampak banjir," tutur Rivai.
Baca juga: BPBD laporkan 12 rumah warga rusak akibat banjir bandang di Parimo
Ia menjelaskan Desa Laemanta merupakan salah satu wilayah terdampak parah banjir pada 28 Agustus lalu, sehingga penanganan membutuhkan waktu yang panjang untuk pemulihan.
Hal yang sama juga di Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, saat ini tim BPBD dan warga setempat sedang melakukan perbaikan jaringan air bersih.
"Posko induk dan dapur umum telah selesai, karena warga yang mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing," ucapnya.
Baca juga: Hujan deras, 115 KK di Parigi Moutong terdampak banjir
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.