Makassar (ANTARA) - PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), anggota Holding BUMN Danareksa, dipercaya memperluas pengelolaan jaringan kabel fiber optik (FO) hingga ke Kawasan Industri Medan (KIM), Sumatera Utara, yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman kedua belah pihak.
"Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah PT KIMA dalam memperkuat sinergi antarperusahaan pengelola kawasan industri yang tergabung dalam Holding BUMN Danareksa," kata Plt Direktur Utama PT KIMA R B Alexander Chandra Irawan dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan nota kesepahaman yang sudah ditandatangani dengan Direktur Utama PT KIM Alif Usman Amin adalah bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ekosistem infrastruktur digital di kawasan industri nasional.
"Kolaborasi dengan PT KIM ini mencerminkan arah pertumbuhan PT KIMA ke depan, yakni terus hadir memberikan nilai tambah bagi ekosistem kawasan industri di berbagai wilayah," ujar dia.
Alexander meyakini sinergi antar-BUMN seperti itu akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi digital dan menjawab kebutuhan konektivitas industri nasional secara berkelanjutan.
Dia mengatakan kerja sama itu turut memperluas kehadiran PT KIMA hingga ke Pulau Sumatra dari timur ke barat, sekaligus melanjutkan langkah PT KIMA dalam memperkuat sinergi antarperusahaan pengelola Kawasan Industri yang tergabung dalam Holding BUMN Danareksa.
Dalam hal ini, PT KIMA akan berperan sebagai mitra PT KIM dalam memberikan pendampingan atas perencanaan pembangunan jalur kabel FO, sekaligus melakukan pengelolaan bersama jaringan kabel tersebut setelah sebelumnya dilakukan kajian bersama oleh kedua belah pihak
Sementara itu, Direktur Utama PT KIM Alif Usman mengatakan fiber optik merupakan bisnis strategis yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kedua perusahaan. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang bisnis di bidang teknologi informasi dan fiber optik.
"Jadi fiber optik ini kan bisnis strategis, memberikan manfaat besarlah kepada kedua perusahaan. Jadi kalau dengan adanya kerja sama ini, tentu besar harapannya, potensi-potensi terkait dengan bisnis IT, fiber optik, ini bisa segera kita tangkap," ujar Alif.
Kerja sama tersebut, lanjut dia, juga sejalan dengan arahan pemegang saham agar kawasan industri secara bertahap meninggalkan bisnis-bisnis konvensional dan lebih mengembangkan bisnis utilitas, termasuk di bidang teknologi informasi melalui fiber optik
Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara kedua perusahaan dapat memberikan manfaat besar bagi PT KIM, PT KIMA, maupun Holding BUMN Danareksa.
Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.