Jakarta (ANTARA) - Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok memastikan ketersediaan stok dan harga beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara (Jakut), melalui sidak ke sejumlah pedagang beras pada Sabtu.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga beras di pasaran tetap berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,“ kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok AA Ngurah Made Pandu Prabawa di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan pihaknya juga berupaya menjaga ketersediaan bahan pangan berupa beras di tengah masyarakat melalui pemantauan.
"Tim langsung turun memeriksa harga jual sekaligus kondisi stok beras yang tersedia di tingkat pedagang," ujar Pandu.
Baca juga: Karang Anyar Jakpus salurkan 2.845 bantuan beras untuk warga
Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar menjual beras sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
Menurut Pandu, pengawasan harga pangan tersebut merupakan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga yang sesuai ketentuan.
Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok pun menegaskan pemantauan terus dilakukan di lapangan.
Pandu berharap pengawasan rutin dapat mencegah praktik penjualan beras di atas ketentuan serta menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
“Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan apabila menemukan dugaan penjualan beras dengan harga yang tidak sesuai ketentuan kepada pihak berwenang, “ pungkas Pandu.
Baca juga: Ribuan keluarga di Jaksel terima bantuan pangan beras
Baca juga: Bulog DKI-Banten cek pasar pastikan pasokan dan harga beras terkendali
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.