New Delhi (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi, India, Minggu, bahwa nilai perdagangan antaranggota forum kerja sama BRICS telah mencapai 1,2 triliun dolar AS (sekitar Rp21,1 kuadriliun).
"Perdagangan internal di dalam kerangka kerja sama kita saat ini telah mencapai 1,2 triliun dolar AS," ujarnya saat berbicara dalam sesi BRICS+ yang merupakan rangkaian terakhir dari KTT tersebut.
Putin mengatakan bahwa negara-negara anggota BRICS mampu membangun hubungan ekonomi yang kuat dan efektif tanpa perlu terpengaruh oleh tekanan dari pihak luar.
"Negara-negara yang tergabung dalam asosiasi kita memiliki mekanisme masing-masing terkait arus pergerakan barang, jasa, maupun modal yang sama sekali tidak bergantung pada kondisi pasar eksternal," katanya.
Ia menilai bahwa mekanisme tersebut telah memungkinkan negara-negara anggota BRICS untuk menjalankan berbagai operasi komersial, perbankan, keuangan, dan investasi secara efektif, terlepas dari apa pun tekanan eksternal yang ada.
Putin tiba di New Delhi pada Jumat (11/9) untuk melakukan kunjungan kerja selama tiga hari guna menghadiri KTT BRICS yang berlangsung di ibu kota India tersebut pada 12–13 September.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Penerjemah: Uyu Septiyati Liman
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.