Palu (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kota Palu, Sulawesi Tengah tetap lancar tanpa ada kendala.
"Distribusi BBM kami lakukan setiap hari untuk menjaga keandalan pasokan di tingkat lembaga penyalur (SPBU)," kata Penjabat sementara (Pjs) Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Galarizky Wiragaharu Putra melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Minggu.
Ia mengemukakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di SPBU, guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Selain itu koordinasi dengan lembaga penyalur juga dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kelancaran distribusi di lapangan.
"Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di Kota Palu karena penyaluran terus dilakukan secara rutin setiap hari," ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying, karena dapat memicu antrean dan membuat pola penyaluran di lapangan menjadi tidak optimal.
"Tidak perlu berlebihan, masyarakat dapat membeli BBM sesuai kebutuhan karena kami menjamin ketersediaan pasokan sangat memadai," ucap Galarizky.
Ia menambahkan Pertamina terus memantau kondisi ketersediaan stok maupun penyaluran BBM di ibu kota Sulawesi Tengah, serta melakukan koordinasi dengan pemangkuan kepentingan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
"Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan dan pengaduan terkait produk serta layanan Pertamina melalui SPBU terdekat atau lewat Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam," kata dia menuturkan.
Baca juga: Pemprov Sulteng: Kelangkaan BBM di Palu telah teratasi
Baca juga: IESR dorong pemulihan pasokan BBM untuk jaga aktivitas ekonomi
Baca juga: Pemprov Sulsel terapkan pengisian BBM ganjil-genap di SPBU
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.