Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu menghadirkan kreativitas para pelajar berupa kreasi daur ulang dalam Pameran Flora dan Fauna (FLONA) 2026 Jakarta di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
“15 pelajar Kepulauan Seribu dilibatkan untuk menampilkan berbagai kreasi dalam rangka memeriahkan Pameran FLONA 2026,” kata Kasubbag Tata Usaha Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu Bastian di Jakarta, Minggu.
Dia mengatakan pelibatan pelajar menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan kreativitas dan bakat.
Dalam penampilannya, para pelajar menyuguhkan pakaian yang dibuat dari bahan daur ulang sampah. Selain itu, mereka juga menampilkan pertunjukan pantomim yang menghibur para pengunjung.
Menurut Bastian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk belajar tampil di hadapan publik sekaligus mengembangkan kreativitas.
Dia pun berharap kesempatan yang diberikan melalui Pameran FLONA itu dapat meningkatkan rasa percaya diri para pelajar dalam menampilkan karya-karya mereka.
"Kita berharap dengan ruang yang diberikan saat ini, para pelajar semakin percaya diri untuk menampilkan kreasi yang diciptakan," ujar Bastian.
Baca juga: Berakhir pekan di Jakarta ada pameran Flona hingga "Maen"
Selain itu, Pemerintah Kelurahan Pulau Panggang juga menghadirkan kuliner khas hasil binaan masyarakat yang disajikan secara gratis bagi pengunjung di Stan Kabupaten Kepulauan Seribu di Pameran FLONA.
Bastian menilai keikutsertaan dalam Pameran FLONA itu menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kuliner khas Pulau Panggang kepada masyarakat luas.
"Dengan kita hadirkan kuliner khas pulau ini, maka kuliner akan semakin dikenal luas dan bisa membantu perekonomian para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Kelurahan Pulau Panggang," tutur Bastian.
Pameran FLONA 2026 berlangsung mulai 28 Agustus hingga 28 September di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Tahun ini, Stan Kabupaten Kepulauan Seribu mengusung konsep yang menggambarkan Jakarta sebagai ruang tumbuh yang mempertemukan keberagaman flora, fauna, serta kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia.
Stan Kabupaten Kepulauan Seribu dirancang sebagai perjalanan visual dan ekologis yang menghadirkan pesona kepulauan, Maluku, dan Nusa Tenggara. Konsep tersebut ditampilkan melalui nuansa sabana kering, bentang alam semi-arid, vegetasi xerofit, serta lanskap kepulauan yang eksotis.
Baca juga: Jakut tampilkan konsep Ekoregion Pulau Kalimantan di Flona 2026
Baca juga: Konsep enam zona ekoregion jadi daya tarik Festival Flora dan Fauna
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.