Makassar (ANTARA) - PT Elnusa Petrofin (EPN) telah menambah puluhan armada lintas daerah dan menerjunkan lebih dari 500 Awak Mobil Tangki (AMT) untuk mengoptimalkan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Makassar.

"Langkah ini merupakan bentuk koordinasi dan dukungan Elnusa Petrofin kepada PT Pertamina Patra Niaga guna mengamankan pasokan menuju seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)," ujar Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo melalui keterangannya di Makassar, Minggu.

Elnusa Petrofin menyiagakan AMT sebanyak 500 lebih di wilayah Makassar, formasi ini mencakup 463 personel reguler yang kini diperkuat oleh puluhan personel perbantuan tambahan.

Optimalisasi penyaluran ini juga didukung oleh penguatan sumber daya dari berbagai daerah.

Guna memastikan ritase distribusi berjalan maksimal selama 24 jam, kata Putiarsa, Elnusa Petrofin menambah sekitar 30 awak perbantuan dari berbagai wilayah operasional di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga kawasan Timur Indonesia seperti Bitung dan Jayapura.

Sementara dari sisi armada, total sebanyak
119 mobil tangki dengan berbagai kapasitas muatan telah dioperasikan di jalur distribusi. Jumlah ini termasuk 10 mobil tangki perbantuan dari wilayah Kendari, Kolaka, dan Donggala, serta 19 unit mobil tangki spot charter yang secara khusus dioperasikan untuk memangkas waktu pengiriman (lead time)
ke SPBU.

Baca juga: BPH Migas jamin stok BBM di Sulsel terkendali

Baca juga: Pemprov Sulsel terapkan pengisian BBM ganjil-genap di SPBU

Menurut Putiarsa, langkah itu diambil sebagai wujud
mengantisipasi peningkatan dinamika kebutuhan BBM di Kota Makassar dan sekitarnya.

Dia menyampaikan bahwa operasional perusahaan saat ini difokuskan pada penyaluran BBM dari fasilitas depot agar tiba lebih cepat dan merata ke masyarakat.

Melalui sinergi bersama Pertamina Patra Niaga dan kehadiran armada tambahan di lapangan, distribusi pasokan BBM di wilayah Makassar dan sekitarnya terus dipastikan mengalir lancar.

"Dengan langkah mitigasi logistik yang berjalan 24 jam nonstop ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan harian normal, karena ketersediaan pasokan di SPBU terus terjaga," ujarnya.

Di tengah ritme distribusi yang makin tinggi, Putiarsa memastikan standar keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama. Menghadapi siklus logistik yang menuntut kewaspadaan, perusahaan memantau kondisi operasional para awak di lapangan.

"Kelancaran distribusi diimbangi dengan pengaturan rotasi kerja yang terstruktur, yakni skema dua hari bertugas dan satu hari libur penuh," katanya.

Pola operasional ini bertujuan menjaga stamina para awak sekaligus mencegah risiko kelelahan (fatigue). Sebagai standar operasional baku, seluruh awak juga wajib melewati pemeriksaan kesehatan (fit to work) sebelum memulai rit pengantaran.

Rangkaian operasional logistik ini merupakan bagian dari aktivitas bisnis utama Elnusa Petrofin dalam manajemen distribusi energi, termasuk transportasi BBM dari depot ke titik pelanggan hingga pengelolaan fasilitas SPBU.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga: Antrean BBM di SPBU Makassar mulai melandai

Baca juga: Gubernur Sulsel minta tambahan kuota BBM untuk atasi antrean

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.