Jakarta (ANTARA) -
Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menurunkan sejumlah pemain muda pada Piala Davis World Group II melawan Rumania yang akan berlangsung di GBK, Jakarta, akhir pekan ini, sebagai bagian dari strategi pembinaan dan memberikan pengalaman bertanding di level senior.
Keputusan tersebut membuat sejumlah petenis senior seperti Muhammad Rifqi Fitriadi dan Christopher Rungkat tidak masuk dalam susunan pemain Indonesia kali ini karena keduanya dipersiapkan untuk tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Jadi kita ada persiapan untuk pembinaan. Ini adalah kesempatan terbaik buat junior kita," kata Sekretaris Jenderal Pelti Andi Fajar kepada ANTARA melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin.
Menurut dia, Pelti menyiapkan dua pemain junior Refalentino Ali Da Costa dan Ethan David Zapp untuk mendapatkan pengalaman bertanding di Piala Davis. Meski masih berstatus junior, keduanya telah memiliki peringkat ATP dan pengalaman mengikuti turnamen senior.
"Falen dan Zapp itu adalah usia junior tetapi punya peringkat ATP. Dia bisa runner-up di Amman Cup di Bali yang M15 itu. Itu kan prestasi yang luar biasa," ujar Andi.
Baca juga: Janice Tjen absen dalam Asian Games 2026
Ia menilai penampilan di Piala Davis menjadi kesempatan penting bagi kedua pemain untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi pemain dengan peringkat dunia yang lebih tinggi.
Sementara itu, keputusan tidak menurunkan Rifqi dan Christo juga mempertimbangkan jadwal yang berdekatan dengan Asian Games 2026.
Menurut Andi, Piala Davis dijadwalkan berlangsung pada 18-19 September, sedangkan pemain harus segera mempersiapkan keberangkatan menuju Jepang untuk mengikuti ASEAN Games sekitar 23-24 September.
"Ketakutan kita cedera dan lain-lain. Ini selisih waktunya sangat mepet. Recovery-nya kita ada kekhawatiran," ujar Andi.
Ia mengakui Indonesia menghadapi lawan yang tidak mudah pada Piala Davis, termasuk dengan pemain yang memiliki peringkat sekitar 300 besar ATP.
Baca juga: Pelti tanggapi absennya Janice Tjen pada Asian Games 2026
Meski demikian, Pelti tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran dalam keikutsertaan Indonesia pada ajang tersebut.
Ia menegaskan fokus utama Pelti saat ini adalah membangun regenerasi pemain nasional dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk tampil dalam kompetisi internasional.
Andi menyebut keputusan tersebut merupakan pilihan yang berani dari Pelti karena memberikan kepercayaan kepada pemain muda di tengah tuntutan untuk meraih hasil.
"Yang paling penting adalah kita ingin melakukan pembinaan yang serius terhadap generasi tenis kita di Indonesia," ujar Andi.
"Kita lihat hasilnya besok. Semoga anak-anak fit dan bisa tampil terbaik."
Piala Davis World Group II melawan Rumania yang akan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta pada 18-19 September 2026.
Baca juga: Yayuk Basuki nilai Janice Tjen hanya butuh konsisten dan percaya diri
Baca juga: Indonesia jamu Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.