...Kepedulian seperti ini memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat untuk bangkit
Kupang, NTT (ANTARA) - Panitia Khusus (Pansus) DPR RI menyalurkan bantuan Rp150 juta untuk membantu penanganan korban bencana di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, setelah membahas RUU Desain Industri di Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pansus DPR RI yang tidak hanya hadir untuk menyerap aspirasi dalam rangka pembentukan regulasi, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi bencana. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas yang sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Flores,” kata Kepala Kanwil Kemenkum NTT Silvester Sili Laba di Kupang, Senin.
Menurut dia, bantuan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar nilai materi. Kepedulian yang ditunjukkan Pansus DPR RI menjadi pesan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak berjalan sendiri dalam menghadapi situasi sulit.
“Di tengah musibah, yang paling dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan secara materi, tetapi juga rasa bahwa mereka tidak sendiri. Kepedulian seperti ini memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat untuk bangkit,” lanjutnya.
Baca juga: Bulog NTT jaga kebutuhan pangan warga terdampak gempa Flores
Silvester menilai, momentum tersebut juga memperlihatkan bahwa tugas kelembagaan dan kepedulian kemanusiaan dapat berjalan beriringan. Kunjungan Pansus DPR RI ke NTT yang pada awalnya berfokus pada penyerapan aspirasi untuk penyempurnaan RUU Desain Industri, turut diwarnai aksi nyata membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak serta memperkuat proses pemulihan di wilayah Flores.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mempercepat pemulihan. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita rawat,” tegas Silvester.
Bagi Kanwil Kemenkum NTT, kepedulian tersebut menjadi bagian penting dari semangat pelayanan publik yang tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kelembagaan, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan.
Sebelumnya, dalam kunjungan kerja tersebut, Pansus DPR RI bersama Kanwil Kemenkum NTT membahas RUU Desain Industri dengan menggali berbagai masukan dari daerah. Pembahasan antara lain menyoroti kemudahan akses pendaftaran desain industri, perlindungan bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, serta pentingnya regulasi yang mampu menjawab perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, kata Silvester, kunjungan Pansus DPR RI ke NTT tidak hanya menghasilkan aspirasi untuk penyempurnaan regulasi, tetapi juga meninggalkan pesan kemanusiaan melalui bantuan bagi masyarakat Flores yang terdampak bencana.
Baca juga: Kemnaker salurkan bantuan bagi korban gempa di Flores NTT
Baca juga: Verifikasi rumah rusak gempa Flores dan logistik tembus 98 persen
Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.