Mataram, NTB (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mematangkan persiapan perhelatan dunia MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah pada 9-11 Oktober 2026.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan seluruh unsur penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, transportasi hingga sektor pariwisata terus memastikan kesiapan masing-masing, dengan satu target yang sama yakni MotoGP 2026 harus terselenggara lebih baik dari tahun sebelumnya dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat NTB.

"Harapan kita, MotoGP tahun ini menjadi penyelenggaraan yang lebih baik, dengan lebih banyak melibatkan masyarakat, volunter lokal, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi," ujar Iqbal kepada wartawan seusai memimpin Rakor
Persiapan MotoGP di Mataram, NTB, Senin.

Ia menegaskan untuk mendukung itu, berbagai aspek terus disempurnakan, mulai dari kesiapan sirkuit dan infrastruktur pendukung, kelistrikan, keamanan, transportasi, akomodasi, distribusi tiket hingga kesiapan penonton, khususnya masyarakat NTB.

"Seluruh sektor diarahkan bergerak dalam satu koordinasi agar penyelenggaraan tidak hanya berlangsung aman dan lancar, tetapi juga semakin memberikan pengalaman yang baik bagi penonton dan wisatawan," katanya.

Selain itu, Iqbal meminta ruang partisipasi yang lebih besar agar MotoGP tidak hanya menghadirkan wisatawan, tetapi sekaligus menjadi pasar bagi produk NTB.

Kuliner, kerajinan, produk kreatif dan berbagai produk unggulan daerah diharapkan memperoleh ruang optimal selama rangkaian kegiatan, sehingga perputaran ekonomi dari MotoGP semakin banyak dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan kesiapan MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.

Sejumlah pekerjaan yang masih disempurnakan meliputi fasilitas sirkuit, infrastruktur pendukung, kelistrikan, akomodasi, keamanan dan transportasi.

Troy juga memastikan seluruh pembalap yang dijadwalkan tampil di Mandalika 2026 akan hadir, termasuk para pembalap yang menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia.

"Kehadiran mereka diharapkan semakin meningkatkan antusiasme penonton sekaligus memperkuat Mandalika sebagai destinasi olahraga kelas dunia," ujarnya.

Ia mengatakan penyelenggaraan tahun ini juga membawa pesan yang lebih spesifik. Jika sebelumnya mengusung semangat "Dari Indonesia Mendunia, MotoGP 2026 diarahkan dengan semangat "Dari Mandalika Mendunia".

"Semangat tersebut menempatkan Mandalika bukan sekadar lokasi balapan, tetapi sebagai pintu yang membawa potensi NTB ke panggung global," katanya.

Rapat persiapan MotoGP di Mandalika yang dipimpin Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dihadiri Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, Wakapolda NTB Brigjen Hari Nugroho, GM PT Angkasa Pura Bizam Lombok Aidhil Philip Julian, dan jajaran pemerintah kabupaten dan kota di NTB, TNI/Polri serta pihak terkait lainnya.

Baca juga: Pertamina matangkan persiapan menuju MotoGP Mandalika 2026

Baca juga: Mario Aji dan Veda Ega pacu penjualan tiket MotoGP Mandalika

Baca juga: ITDC perkuat sistem keselamatan di kawasan Mandalika

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.