Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa kolaborasi warisan budaya Indonesia yakni wayang dengan The Pokemon Company yang bertajuk “Poke Wayang” menjadi media promosi budaya Indonesia ke kancah dunia.

“Kita berharap wayang semakin dikenal di dunia. Kita sama-sama menyebarkan budaya Indonesia dengan wayang juga Pokemon yang sudah dikenal juga di dunia internasional,” ujar Fadli dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menbud menambahkan bahwa kolaborasi ini sekaligus diharapkan mampu menghadirkan berbagai elemen-elemen dari budaya bahkan nilai-nilai yang berkaitan erat dengan budaya Indonesia.

Baca juga: Film animasi “Pokemon: Wild Card” akan tayang 2027

Poke Wayang hasil kolaborasi Indonesia dengan The Pokemon Company pers di Jakarta, Senin (14/9). ANTARA/Sinta Ambar

Baca juga: Disney dan Pokemon sepakat hadirkan animasi stop motion lewat Disney+

Wayang merupakan Warisan Budaya Takbenda Dunia yang telah diakui UNESCO. Wayang, lanjut dia, merupakan bagian dari tradisi Nusantara yang ia sebut sebagai bagian dari megadiversity Indonesia serta ekspresi budaya.

Indonesia memiliki beragam jenis wayang, di beberapa wilayah Indonesia memiliki ragam yang berbeda misalnya wayang kulit dari Jawa Tengah, wayang Suket yang terbuat dari rumput dan alang-alang yang dianyam, hingga wayang Sasak dari Pulau Lombok, NTB dan lainnya.

Bahkan, terdapat wayang yang mendapatkan sentuhan dari kultur berbeda misalnya wayang Potehi yang terinspirasi dari masyarakat Tionghoa.

Baca juga: Pokemon luncurkan booster pack edisi 30 tahun pada September 2026

Dengan kolaborasi yang terjalin dengan Pokemon, pemerintah kembali menegaskan peran negara yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 32 ayat I.

“Negara memajukan budaya nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya,” katanya lagi.

Ke depan, katanya, budaya Indonesia mampu menjadi program untuk melestarikan dan memasarkan ragam warisan budaya melalui kreasi.

Baca juga: Wamenekraf sebut kolaborasi IP global perluas pasar musik lokal

Adapun Kementerian Kebudayaan secara aktif membuka kolaborasi lintas k/l serta sektor swasta dalam memajukan dan mengembangkan warisan budaya dan tradisi Indonesia di kancah nasional dan global.

Pada kesempatan yang sama, Chief Operating Officer (COO) The Pokemon Company Takato Utsunomiya mengatakan bahwa pihaknya melakukan proses yang panjang hingga akhirnya menghadirkan Poke Wayang yang lucu namun juga sarat akan budaya Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendongkrak fans Pokemon di Indonesia.

Baca juga: Bandara di Jepang akan gunakan nama Pokemon untuk tarik wisatawan

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.