Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengemukakan bahwa kolaborasi dengan The Pokemon Company untuk menyatukan wayang dengan Pokemon dapat menghadirkan efek ganda, mendorong pelestarian budaya dan kegiatan ekonomi.

"Bukan hanya melestarikan budaya, tapi secara ekonomi bisa mendapatkan order lebih banyak," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

"Dampaknya sudah pasti ada di kriya, kemudian lebih banyak orang mengenal wayang, nanti akan ada wisatawan yang bisa masuk sini juga," ia menambahkan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pemerintah mendorong pengembangan industri ekonomi kreatif dan kegiatan ekonomi berbasis budaya. Kolaborasi untuk memadukan wayang dengan Pokemon selaras dengan upaya tersebut.

Chief Operating Officer The Pokémon Company Takato Utsunomiya menyampaikan keinginan perusahaan untuk menghadirkan pengalaman baru bersama Pokemon dengan wayang.

"Melalui interaksi kami dengan masyarakat Indonesia, saya merasakan bahwa budaya Jepang tidak sekadar dikenal di sini, melainkan dipahami dan dinikmati secara mendalam. Karena itu, kami pun ingin belajar dari Indonesia, salah satunya dari kesenian tradisional seperti wayang," katanya.

"Kami sangat menghormati dan ingin mempelajari kekayaan budaya tersebut sembari menciptakan pengalaman baru khas Pokémon bersama Anda semua," ia menambahkan.

Baca juga: Film animasi “Pokemon: Wild Card” akan ditayangkan tahun 2027

Baca juga: Menbud: Kolaborasi Poke Wayang jadi media promosi budaya Indonesia

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.