Jakarta (ANTARA) - Universitas Kristen Indonesia (UKI) meluncurkan visi operasional UKI EMAS yang mencakup empat pilar utama sebagai upaya pemberdayaan sumber daya manusia untuk memperkuat dampak perguruan tinggi bagi masyarakat.
"Filosofi dari UKI EMAS, yakni sebagai lembaga pendidikan tinggi Kristen, UKI berorientasi kepada pengembangan intelektual serta pembentukan manusia yang utuh dan memiliki pengetahuan, karakter kepedulian, keberanian untuk berbuat kebaikan di tengah masyarakat," kata Rektor UKI Angel Damayanti dalam rangkaian kegiatan Sidang Terbuka Senat di UKI Cawang, Jakarta Timur, Selasa.
Empat pilar utama UKI EMAS, yaitu pemberdayaan SDM (Empowerment), berdampak ekonomi, sosial dan budaya (Meaningfulness), adaptif terhadap perubahan teknologi dan gesit melihat peluang (Agility), dan berkelanjutan (Sustainability).
"Artinya, setiap pembelajaran di kelas, hasil penelitian dan semua bentuk pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi akan melihat kepada kebutuhan masyarakat, menjadi berdampak sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Angel.
Menurut dia, UKI hadir bersama sivitas akademika untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan, mulai dari masalah geopolitik global yang menyebabkan meningkatnya kemiskinan, sulitnya lapangan kerja, krisis lingkungan dan sulitnya perekonomian.
"Kami memberdayakan mahasiswa untuk memecahkan masalah dengan berpikir kreatif, solutif, dan inspiratif. Dosen menghasilkan karya yang menjadi rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan menjadi solusi bagi masyarakat yang dihadapi Indonesia," jelas Angel.
Baca juga: Rektor UKI dorong inovasi kurikulum dan kolaborasi periode 2026-2030
Dia memaparkan visi operasional UKI EMAS merupakan tagline dirinya ketika dipercaya menjadi Rektor pada 2026-2030. Angel pun berharap saat mengakhiri kepemimpinan pada 2030, visi UKI EMAS dapat tercapai.
"Selama berada di UKI, manfaatkan segala fasilitas pembelajaran serta organisasi kemahasiswaan. Jangan takut mencoba, jangan takut gagal dan jangan takut berbeda. Bangun growth mind set (pola pikir berkembang)," ucap Angel.
Selain itu, dia juga memperkenalkan identitas (maskot) LUMI Sang Pelita. LUMI (Light of UKI) merupakan maskot UKI yang melambangkan cahaya pengetahuan, melayani dan inspiratif.
"LUMI singkatan dari Light of UKI Melayani dan Inspiratif, artinya seluruh sivitas akademika UKI harus melayani, menginspirasi dan berdampak," ungkap Angel.
Dia pun berharap LUMI dan sivitas akademika hadir di NKRI untuk melayani, menginspirasi dan berdampak bagi masyarakat luas, bangsa negara dan bagi setiap orang.
Sementara itu, advokat sekaligus Alumni FH UKI Saor Siagian menekankan pentingnya mahasiswa memiliki karakter untuk menjaga integritas.
"Jaga integritas sebagai manusia berdaulat dengan cara melatih diri sendiri dengan mendengarkan hati nurani. Miliki energi positif untuk mengejar cita-cita kalian," tegas Saor.
Rangkaian kegiatan Sidang Terbuka Senat itu merupakan bagian dari Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UKI 2026, yang mengangkat tema "Discover Your Impact: Belajar. Bertumbuh. Berdampak".
Baca juga: UKI gelar konferensi internasional bahas pentingnya kepulauan
Baca juga: UKI bahas strategi Korea Selatan perluas pengaruh di ASEAN
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.